Bulog Malang Gencarkan Pasok Sembako di Pasar Tradisional

Bulog Malang menggenjot penjualan sembako lewat Kegiatan Ketersediaan Pasokan dan Stabilisasi Harga Beras Medium 2019 mengantisipasi kenaikan harga kebutuhan pokok tersebut saat menjelang dan memasuki musim tanam padi di musim penghujan.
Choirul Anam
Choirul Anam - Bisnis.com 25 September 2019  |  18:15 WIB
Bulog Malang Gencarkan Pasok Sembako di Pasar Tradisional
Kepala Bulog Malang Anita Andreani (kiri) bersama Kepala Bidang Stabilisasi Harga dan Perlindungan Konsumen Dinas Perdagangan Kota Malang Asih Siswanto memeriksa sembako yang akan dipasok ke pasar tradisional di Kota Malang lewat Kegiatan Ketersediaan Pasokan dan Stabilisasi Harga Beras Mediun 2019 di Malang pada Rabu 25 September 2019. - Bisnis/Choirul Anam

Bisnis.com, MALANG—Bulog Malang menggenjot penjualan sembako lewat Kegiatan Ketersediaan Pasokan dan Stabilisasi Harga Beras Medium 2019 mengantisipasi kenaikan harga kebutuhan pokok tersebut saat menjelang dan memasuki musim tanam padi di musim penghujan.

Kepala Bulog Malang Anita Andreani mengatakan saat ini harga beberapa kebutuhan pokok di pasar memang masih stabil, namun perlu diantisipasi agar tidak naik menjelang dan saat memasuki musim tanam,

“Setiap hari kami memasok beras, gula pasir, minyak goreng, dan tepung terigu di tiga pasar tradisional di Kota Malang untuk mencegah komoditas pangan naik saat memasuki musim tanam,” katanya di sela-sela peluncuran Kegiatan Ketersediaan Pasokan dan Stabilisasi Harga Beras Mediun 2019 di Malang, Rabu (25/9/2019).

Setiap hari, Bulog Malang memasok 15 ton beras medium dengan harga Rp8.250/kg untuk kemasan 50 kg dan Rp8.550/kg untuk kemasan 5 kg. Harga sebesar itu masih lebih rendah dengan harga beras medium di pasar yang saat ini mencapai Rp8.800-8.900/kg.

Gula sebanyak 1,5 ton dijual dengan harga Rp11.500/kg, lebih rendah dari harga pasar yang saat ini mencapai Rp12.000/kg. Minyak goreng 300 liter dengan harga Rp12.000/liter, lebih rendah dengan minyak goreng kemasan di pasar yang dikisaran Rp13.000/liter.

Tepung terigu sebanyak 150 kg/hari dengan harga Rp7.500/kg, lebih rendah dari harga pasar yang mencapai Rp8.500/kg.

Kegiatan stabilisasi harga tersebut terus dilakukan sampai harga bahan-bahan pokok di pasar dipandang betul-betul stabil oleh kantor pusat Bulog.

Dari sisi stok beras di Bulog Malang, kata dia, sangat aman. Stok beras di Bulog Malang saat ini mencapai 32.704.561,73 kg dan dari jumlah itu sumbangan pengadaan 2019 sebanyak 9.311.810 kg.

Dengan tok beras sebanyak itu, maka mencukupi untuk memenuhi kebutuhan hingga musim penyerapan beras di 2020. Stok beras aman setidaknya pada Aprl 2020.

Kepala Bidang Stabilisasi Harga dan Perlindungan Konsumen Dinas Perdagangan Kota Malang Asih Siswanto mengatakan secara umum harga bahan-bahan kebutuhan di kota tersebut stabil.

Hanya beberapa komoditas tertentu yang mengalami kenaikan, seperti bawang putih yang mencapai Rp28.000/kg. Harga bawang merah malah turun menjadi Rp13.000/kg. Harga cabai rawit juga berangsur turun, meski masih tinggi, yakni di kisaran Rp50.000/kg.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Bulog, sembako

Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup