Pemkot Surabaya Anggarkan Rp139,8 Miliar untuk Proyek Drainase Lanjutan

Pemerintah Kota Surabaya menyiapkan anggaran daerah sekitar Rp139,8 miliar untuk melanjutkan proyek sistem drainase diversi box culvert Gunungsari selama 2019-2020.
Peni Widarti
Peni Widarti - Bisnis.com 12 Juni 2019  |  18:53 WIB
Pemkot Surabaya Anggarkan Rp139,8 Miliar untuk Proyek Drainase Lanjutan
/Surabaya.panduanwisata.id

Bisnis.com, SURABAYA – Pemerintah Kota Surabaya menyiapkan anggaran daerah sekitar Rp139,8 miliar untuk melanjutkan proyek sistem drainase diversi box culvert Gunungsari selama 2019-2020.

Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya, Eri Cahyadi mengatakan poyek saluran diversi box culvert Gunungsari dengan elevasi dasar saluran eksisting yang diturunkan 2,5 meter ini terus digarap oleh pemerintah guna menambah kapasitas tampungan air.

“Pembangunan saluran drainase ini juga akan meningkatkan kapasitas jalan, mengurangi tingkat genangan air dan termasuk mengurangi tingkat kemacetan,” jelasnya, Rabu (12/6/2019).

Dia menjelaskan pada proyek 2019-2020 ini terdapat dua tahap lokasi pengerjaan, di antaranya adalah box culvert di kawasan Manukan hingga Banjar Sugihan dengan total panjang 1.000 meter yang akan menelan anggaran sekitar Rp61,18 miliar.

Sedangkan lokasi kedua berada di kawasan Banjar Sugihan hingga Sememi sepanjang 1.300 meter yang akan menghabiskan anggaran sekitar Rp78,63 miliar.

“Kedua lokasi tersebut saat ini sudah tahap pelaksaan dan bersifat multiyears sampai 2020 nanti,” jelasnya.

Selain itu, lanjutnya, masih ada target perluasan proyek box culvert di kawasan Babat Jerawat hingga Sememi sepanjang 2.100 meter yang belum masuk dalam anggaran pembangunan tahun ini.

Adapun proyek box culvert diversi Gunungsari Surabaya ini sudah digarap sejak 2009. Pada tahap pertama (2009 – 2015) dikerjakan di lokasi Girilaya – Kali Balong sepanjang 6.510 meter dengan nilai proyek Rp413 miliar.

Pada 2016, pembangunan box culvert dilakukan di lokasi Babat Jerawat sepanjang 600 meter dengan investasi Rp41,8 miliar, disusul proyek multiyears pada 2017 – 2018 dilakukan di kawasan Kandangan – Babat Jerawat sepanjang 2.400 meter dengan nilai proyek Rp167,7 miliar.

Sementara proyek box culvert yang menggunakan APBN dikerjakan pada 2012 – 2014 di kawasan Simo Jawar – Margomulyo atau sepanjang 2.988 meter yang menghabiskan anggaran sekitar Rp248,3 miliar. Serta proyek di Margomulyo – Kali Balong sepanjang 500 meter dengan nilai anggaran Rp41,7 miliar.

Eri menambahkan, sejak 2009 tersebut, Surabaya telah menggarap proyek saluran drainase sepanjang 13.910 meter dengan total anggaran sekitar Rp762,5 miliar.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
surabaya, kota surabaya

Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup