Perumda Tirta Kanjuruhan Targetkan Layanan 100% pada 2025

Perusahaan Umum Daerah Tirta Kanjuruhan Kab. Malang menargetkan layanan air bersih 100% di daerah tersebut dapat tercapai di 2025.
Choirul Anam | 11 April 2019 18:18 WIB
Air bersih. - jibi

Bisnis.com, MALANG — Perusahaan Umum Daerah Tirta Kanjuruhan Kab. Malang menargetkan layanan air bersih 100% di daerah tersebut dapat tercapai di 2025.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Malang M Sanusi menegaskan dengan telah terisinya direksi Perumda Tirta Kanjuruhan Kab. Malang lewat tes maka perkembangan perusahaan dapat lebih baik karena mengacu presentasi yang mereka sampaikan sangat baik.

Hasil tes menetapkan, Direktur Teknik dijabat Mohammad Haris Fadillah yang sebelumnya sebagai Kabag Teknik pada Perumda Tirta Kanjuruhan, sedangkan Dirum Perumda Tirta Kanjuruhan dijabat Tutik Widjawati, yang sebelumnya Kepala Bagian (Kabag) Sumber Daya Manusia (SDM). Dirut PDAM tetap dipimpin Syamsul Hadi dan telah dilantik 18 Februari 2019 lalu.

“Dari enam orang yang masuk tahapan tes terakhir calon direksi Perumda Tirta Kanjuruhan wawancara dan presentasi, maka Tutik Widjawati layak menjabat sebagai Dirum dan Mohammad Haris Fadillah kami tetapkan menjabat sebagai Dirtek,” kata Sanusi di Malang, Kamis (11/4/2019).

Dia meminta, direksi terpilih segera membuat program yang lebih terperinci untuk mengembangkan Perumda Tirta Kanjuruhan Kab. Malang.

“Terutama dalam hal pemenuhan kebutuhan air bersih untuk masyarakat miskin karena masih ada daerah yang jauh dari perkotaan belum terpenuhi kebutuhan air bersih,” ucapnya.

Untuk itulah, dengan telah terpilihnya Dirum dan Dirtek baru, maka aka nada sinergi yang lebih dengan Dirut Perumda Tirta Kanjuruhan Kab. Malang Syamsul Hadi.

Dalam suatu kesempatan terpisah, Syamsul menargetkan Perumda Tirta Kanjuruhan layanan air bersih mencapai 100% di wilayah perkotaan paling lambat pada 2025.

Di Kab. Malang, kata dia, layanan air bersih 100% pada masyarakat ditangani tiga instansi, yakni PDAM yang kini menjadi Perumda Tirta Kanjuruhan dengan cakupan layanan 40%, Dinas Kesehatan 20% lewat sumur bor, dan Dinas Cipta Karya 40% lewat program air perpipaan Himpunan Pemakai Air Minum (Hipam).

“Khusus untuk Perumda Tirta Kanjuruhan cakupan layanan sampai dengan akhir 2018 mencapai 34% dengan jumlah pelanggan sebanyak 120.000 SR (satuan sambungan rumah),”katanya.

Dengan demikian, masih dibutuhkan 6% untuk mencapai layanan 100% sesuai dengan tugas yang harus dipenuhi Perumda Tirta Kanjuruhan. Tingkat kemampuan Perumda tersebut dalam penyediaan air bersih perkotaan kepada masyarakat, 1%/tahun dengan jumlah tambahan pelanggan sebanyak 6.000 SR/tahun.

Tahun ini, kata dia, Perumda Tirta Kanjuruhan menargetkan ada tambahan 6.000 pelanggan baru. Dari jumlah itu, 5.000 SR akan diikutkan program air untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), sedangkan sisanya diperuntukkan pelanggan konvensional

Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Kepanjen dengan kapasitas terambil 100 liter/detik untuk 10.000 SR, SPAM Goa Kalisat, Donomulyo dengan kapasitas air terambil 40 liter/detik untuk 4.000 SR.

Juga, SPAM Kidal di Poncokusumo dengan kapasitas terambil 20 liter/detik untuk 2.000 SR. “Ketiga SPAM itu sudah selesai terbangun,” ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pdam, malang

Editor : Miftahul Ulum

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top