Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Konferensi Antar Pelabuhan Dorong Diskon Bea Masuk

Sejumlah program yang perlu dipertimbangkan kembali adalah program diskon pajak bea masuk, potongan tarif, termasuk menggalakkan program pertukaran staf ahli.
Peni Widarti
Peni Widarti - Bisnis.com 24 Januari 2019  |  15:52 WIB
Penumpang kapal pesiar MS Maasdam berfoto bersama penari Barongan, di Dermaga Jamrud Utara, Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (23/1/2019). Kapal pesiar berbendera Belanda itu mengangkut 1.055 wisatawan untuk berkunjung ke sejumlah tempat wisata di Surabaya. - Antara/Didik Suhartono
Penumpang kapal pesiar MS Maasdam berfoto bersama penari Barongan, di Dermaga Jamrud Utara, Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (23/1/2019). Kapal pesiar berbendera Belanda itu mengangkut 1.055 wisatawan untuk berkunjung ke sejumlah tempat wisata di Surabaya. - Antara/Didik Suhartono

Bisnis.com, SURABAYA — Konferensi tahunan International Network of Affiliated Ports (INAP) ke-20 di Surabaya diharapkan menghasilkan kerja sama antar pelabuhan berupa program diskon pajak bea masuk dan potongan tarif pelabuhan agar bisnis distribusi barang antarnegara dapat semakin berkembang.

Athula Hewavithara, Managing Director Port of Colombo, Sri Lanka Port Authority yang merupakan mantan Ketua INAP, mengatakan dalam konferensi kali ini diharapkan bentuk kerja sama antar jaringan pelabuhan di Asia dan Afrika bisa berkembang mengikuti kebutuhan saat ini.

"Dengan adanya perubahan strategi pengelolaan pelabuhan dan berkembangnya industri bisnis kepelabuhanan, bentuk dan tujuan kerja sama INAP juga harus berubah menyesuaikan kebutuhan sehingga memberikan manfaat yang besar bagi para anggotanya," katanya saat konferensi INPA ke 20, Kamis (24/1/2019).

Menurutnya, sejumlah program yang perlu dipertimbangkan kembali adalah program diskon pajak bea masuk, potongan tarif, termasuk menggalakkan program pertukaran staf ahli.

"Bukan hanya soal pajak dan tarif khusus, tapi juga termasuk menggalakkan technical exchange programs secara lebih intensif," katanya saat konferensi INAP ke-20, Kamis (24/1/2019).

CEO Pelindo III Regional Jawa Timur, Onny Djayus mengatakan INAP merupakan jaringan afiliasi yang mempertemukan beberapa pelabuhan di Asia dan Afrika melalui jalinan kerja sama yang intensif.

“Konferensi internasional ini bertujuan untuk memudahkan jaringan bisnis distribusi barang antar pelabuhan yang sudah menjadi anggotanya, termasuk mengembangkan penggunaan teknologi, sistem handling, dan standar pelayanan pelabuhan,” jelasnya.

Melalui pertemuan tersebut, lanjutnya, diharapkan ruang lingkup kerja sama dapat ditingkatkan. Seperti antar pelabuhan utama negara yang digagas melalui kerja sama Sister City hingga kerja sama dengan perusahaan pelayaran yang beroperasi di pelabuhan peserta serta antar terminal petikemas.

S.D Weerasinghe, Foreign Training Coordinating Officer Port of Colombo menambahkan, ke depan organisasi INAP harus memperluas keanggotaan tidak hanya di antara pelabuhan penggagas organisasi, tetapi juga dengan perusahaan pengelola pelabuhan utama negara.

"Keanggotaan harus lebih luas, baik dari perusahaan pengelola pelabuhan pemerintah maupun swasta," imbuhnya.

Adapun tahun ini, Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya kembali menjadi tuan rumah penyelenggaraan konferensi tahunan INAP pada 23 - 24 Januari 2019 untuk keempat kalinya

Ada 45 delegasi yang menghadiri konferensi dan berkesempatan untuk mengunjungi Terminal Teluk Lamong dan wisata pelabuhan yaitu Surabaya North Quay (SNQ).

Saat ini anggota INAP ada 10 pelabuhan yaitu Cebu Port, Subic Bay, dan Davao Port (Filipina), Chittagong Port (Bangladesh), Colombo Port (Sri Lanka), Dangjin Port (Korea), Transnet Port Terminal (Durban, Afrika Selatan), Kochi Prefectual Government (Jepang), Mokpo Newport Terminal (Korea), Qingdao Port (China), dan Pelabuhan Tanjung Perak (Indonesia).

Pelindo III sebagai operator terminal di Pelabuhan Tanjung Perak merupakan anggota tetap sekaligus merupakan pendiri INAP.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pelabuhan
Editor : Miftahul Ulum

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top