Penjualan Toyota Jatim Diperkirakan Tumbuh 3%

Pasar yang lebih bagus pertumbuhannya yakni berada di daerah kabupaten yang sedang berkembang seperti Kediri, Madiun, Banyuwangi, Jember dan Probolinggo.
Peni Widarti | 04 Januari 2019 21:25 WIB

Bisnis.com, SURABAYA – Diler mobil Toyota di wilayah Jawa Timur Auto2000 memperkirakan tren penjualan mobil di pasar Jatim tahun ini hanya mampu tumbuh sekitar 2% - 3% dibandingkan capaian 2018.

Koordinator Wilayah Auto2000 Jatim, Iksir Imanuwell Thouby, mengatakan penjualan Toyota sepanjang 2018 cukup stagnan atau sama dengan penjualan pada 2017 akibat kondisi ekonomi yang dinilai masih lesu.

"Namun tahun ini kami cukup optimistis meski ada momen pemilu, karena kami akan meluncurkan produk baru jenis Low MPV yang lebih stylish dan sedan luxury pada kuartal I ini," katanya, Jumat (4/1/2019).

Dia memperkirakan pasar yang lebih bagus pertumbuhannya yakni berada di daerah kabupaten yang sedang berkembang seperti Kediri, Madiun, Banyuwangi, Jember dan Probolinggo.

"Walaupun penjualan di Surabaya cukup mendominasi, tetapi secara pertumbuhan lebih kencang di daerah. Untuk itu kami akan perkuat pasar di daerah-daerah tersebut," imbuhnya.

Iksir menambahkan, salah satu upaya untuk memperkuat pasar di daerah tersebut yakni dengan menambah jaringan diler dan layanan Toyoya Home Service (THS) untuk kendaraan premium.

"Sekarang jumlah jaringan diler kami di Jatim ada 23 diler setelah menambah satu diler baru di Singosari Malang," imbuhnya.

Adapun Auto2000 mencatat, penjualan mobil Toyota yang berkontribusi besar hingga 40% yakni jenis Toyota Avanza, disusul Toyota Kijang sebesar 35% dan Toyota Calya 25%.

Tag : toyota
Editor : Miftahul Ulum

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top