Kenalan dengan Harmoni dan Melodi di Safari Prigen Yuk

Oleh: Anitana Widya Puspa 18 Juni 2018 | 20:28 WIB
Seekor Cotton-Top Tamarin, salah satuprimata terkecil di dunia yang dikenal juga sebagai Tamarin Pinche yang memiliki nama latin Saquinus Odipus dengan berat yang hanya mencapai sekitar 0,5 Kg/Wikimedia Common

Bisnis.com, JAKARTA— Safari Prigen, Jawa Timur baru saja memiliki keluarga baru, bayi Cotton-Top Tamarin bernama Harmoni dan Melodi.

Marketing Communication Manager TSP, Ashrully Setia menjelaskan Cotton-Top Tamarin adalah salah satu jenis primata terkecil di dunia dikenal juga sebagai Tamarin Pinche yang memiliki nama latin Saquinus Odipus. Dengan berat yang hanya mencapai sekitar 0,5 Kg, bagian belakang Cotton-Top Tamarin berwarna cokelat dan memiliki gigi taring lebih rendah dan lebih panjang dari gigi seri.

Sepasang satwa khas dari Amerika Selatan ini merupakan adik dari Leia dan Bramm yang juga baru lahir sejak Juni 2016 lalu. Keempatnya lahir dari induk yang sama, yakni, Hanez, induk betina yang berusia 6 tahun dan Riki induk jantan berusia 8 tahun. Dengan masa kebuntingan 4 – 5 bulan.

Cotton-Top Tamarin memiliki suara yang lembut dan terkadang terdengar seperti peluit. Berdasarkan penelitian, ada 38 jenis suara yang berbeda. Primata kecil ini berasal dan banyak tersebar di wilayah Amerika Selatan. Cotton Top Tamarin hidup berkelompok pada habitat asalnya. Dalam satu kelompok terdiri sekitar 12 – 14 ekor Cotton-Top Tamarin. Jumlahnya di alam bebas kini semakin menyusut hanya sekitar 6.000 ekor saja.

Mereka adalah omnivora yang suka memakan buah-buahan seperti apel, lengkeng dan pisang gepok juga suka memakan insektifora seperti serangga, jangkrik, ulat hongkong atau juga ayam (bagian kepala). Bayi Cotton-Top Tamarin akan belajar memakan biji-bijian mulai usia 4 minggu.

Cotton-Top Tamarin terbilang dewasa pada usia 2 tahun. Anak yang baru lahir akan belajar berjalan saat usia 2-3 minggu, dan mulai mandiri pada usia 10 – 18 minggu Hal yang unik pada Cotton-Top Tamarin ini adalah induk jantan akan lebih sering mengasuh ketimbang induk betina.

Induk betina akan mengasuh dan menggendong hanya ketika pada saat menyusui. Kebiasaan ini sedikit berbeda jika dibandingkan dengan primata lain yang pada jantan biasanya hanya akan mengawasi anak-anak mereka dari kejauhan saja.

Editor: Demis Rizky Gosta

Berita Terkini Lainnya

Berita Populer