Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Ada Aksi Borong. Soal Stok BBM di Jatim, Ini Kata Pertamina

Jika masyarakat panik dengan memborong BBM bisa berdampak pada proses pendistribusian mobil tangki ke SPBU.
Petugas melakukan pengisian bahan bakar./Antara-Muhammad Adimaja.
Petugas melakukan pengisian bahan bakar./Antara-Muhammad Adimaja.

Bisnis.com, SURABAYA — PT Pertamina Patra Niaga Region Jawa Timur, Bali, Nusra (Jatimbalinus) mengimbau masyarakat agar tidak panik memborong bahan bakar minyak (BBM) akibat isu kenaikan harga. 

Section Head Communication Patra Niaga Jatimbalinus, Arya Yusa Dwicandra, mengatakan jika masyarakat panic buying dengan memborong BBM bisa berdampak pada proses pendistribusian mobil tangki ke SPBU.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tidak panik karena jika hal tersebut terjadi maka stok di SPBU akan cepat habis, sementara dibutuhkan waktu pendistribusian dengan mobil tangki ke SPBU yang stoknya habis tersebut," ujarnya, Kamis (1/9/2022).

Meski begitu, lanjut Arya, Pertamina memastikan bahwa stok di Fuel Terminal BBM secara keseluruhan masih aman dengan ketahanan rata-rata 10 hari. 

"Pertamina akan terus memonitor penyaluran ke SPBU di Jawa Timur. Jika konsumen mendapati stok yang habis di SPBU dapat menghubungi kontak Pertamina 135 atau mengunjungi SPBU terdekat yang stoknya tersedia," ujarnya.

Adapun untuk rata-rata konsumsi BBM di Jatim dalam 3 bulan terakhir ini mengalami peningkatan. Pada Juni 2022 untuk konsumsi gasoline (Pertalite, Pertamax, Pertamax Turbo) mencapai 13.000 KL/hari, kemudian pada Agustus 2022 meningkat 7 - 8 persen menjadi 14.000 KL/hari.

Sedangkan gasoil (solar) mengalami peningkatan 10 persen yakni pada Juni 2022 tingkat konsumnya 7.000 KL/hari, kemudian pada Agustus menjadi 7.700 KL/hari.

Arya menambahkan, saat ini Pertamina juga tengah melakukan investigasi terhadap adanya kejadian viral tentang bensin bercampur air di SPBU 5468431 Kecamatan Pesanggaran - Banyuwangi. Pihak SPBU dibantu Pertamina juga telah melakukan pendataan kendaraan terdampak dan pihak SPBU akan mengganti kerugian konsumen jika dari hasil investigasi ditemukan adanya kadar air dalam tangki pendam tersebut.

"Kami dari Pertamina memohon maaf kepada seluruh konsumen terdampak, tentunya dengan kejadian ini menjadi evaluasi kami untuk memberikan pelayanan yang lebih baik lagi kepada konsumen," katanya.

Diketahui sejumlah konsumen mengeluhkan motor rusak usai melakukan pengisian bahan bakar minyak di SPBU Pesanggaran, Banyuwangi. Motor warga tersendat-sendat saat berjalan dan macet. Usai diperiksa dan dikuras, didapati isi BBM dalam tangki diduga telah bercampur dengan air.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Peni Widarti
Editor : Miftahul Ulum
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper