Menteri BUMN Ajak Pengusaha Muda untuk Bersinergi

Menteri BUMN Rini Soemarno mengajak para pengusaha muda untuk bersama-sama dan bersinergi dalam memajukan Indonesia di berbagai sektor usaha potensial.
Peni Widarti
Peni Widarti - Bisnis.com 16 Juli 2019  |  16:59 WIB
Menteri BUMN Ajak Pengusaha Muda untuk Bersinergi
Menteri BUMN Rini Soemarno bersama jajaran direksi BUMN saat menghadiri pembukaan Rakerda XV dan Diklatda II Himpinan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Jatim di Surabaya, Selasa (16/7/2019). - Bisnis/Peni Widarti

Bisnis.com, SURABAYA – Menteri BUMN Rini Soemarno mengajak para pengusaha muda untuk bersama-sama dan bersinergi dalam memajukan Indonesia di berbagai sektor usaha potensial.

"Saya kira pengusaha-pengusaha ini perlu bersinergi dengan pemerintah dan BUMN untuk memajukan Indonesia, terutama anak muda ini harus lebih bersemangat sehingga kita tidak hanya berdaulat di negera sendiri tetapi juga di dunia," katanya saat memberikan sambutan dalam Rakerda XV dan Diklatda II Hipmi Jatim, Selasa (16/7/2019).

Dia mengungkapkan, pada akhir 2014 pemerintahan Presiden Joko Widodo melihat persoalan besar Indonesia adalah kesejahteraan rakyat, lalu bepikir bagaimana caranya mengurangi subsidi sehingga ada ruang untuk memberikan bantuan dan kesejahteraan bagi masyarakat yang kurang mampu.

"Untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat, pemerintah mengeluarkan banyak program seperti Kartu Indonesia Sehat, Kartu Indonesia Pintar," katanya.

Dia mengatakan Indonesia harus berkompetisi dengan dunia dan ekonominya harus tumbuh pesat, maka perlu dilakukan banyak investasi dalam menggenjot pertumbuhan tersebut.

Hanya, APBN saja tidak cukup sehingga diperlukan berbagai usaha. Maka, BUMN harus bersinergi agar bisa memberi nilai tambah bagi ekonomi nasional baik segi infrastruktur maupun sosial.

“Dalam 5 tahun terakhir ini pemerintah telah meningkatkan elektrifikasi yang mencapai 97,8%, serta pembangunan bandara dan pelabuhan yang masif. Bahkan untuk pertama kalinya membangun kereta cepat di Jakarta dan LRT Palembang oleh BUMN," imbuhnya.

Dari sinergi BUMN tersebut, tambah Rini, aset BUMN pada 2018 pun melonjak menjadi Rp8.092 triliun, lalu tingkat belanja modal BUMN juga mencapai Rp487 triliun. Menurutnya, kinerja tersebut turut menggerakkan perekonomian masyarakat melalui proyek-proyek yang dikerjakan.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum HIPMI Jatim Mufti Anam mengatakan, kehadiran jajaran BUMN dalam Rakerda XV Hipmi tersebut turut memacu semangat para pengusaha muda di Jatim untuk mau ikut membangun Indonesia menjadi lebih maju dan makmur.

“Ratusan pengusaha muda yang menjadi peserta Rakerda ini bisa mendapatkan insight yang berharga agar bisa diterapkan di sektor usahanya masing-masing,” imbuhnya.

Mufti menambahkan, Hipmi Jatim sendiri saat ini memiliki 5.579 anggota yang bergerak di berbagai sektor usaha, mulai dari sektor pertanian hingga teknologi informasi. Dari anggota tersebut, Hipmi Jatim telah menyerap hingga 20.000 tenaga kerja.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bumn, hipmi

Editor : Miftahul Ulum

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top