Ribuan Durian 'Sold Out' di Festival Bukit Setepong Madiun

Ribuan warga memadati Festival Durian yang diselenggarakan di kebun durian Bukit Setepong, Desa Segulung, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Sabtu (26/1/2019).
Abdul Jalil | 26 Januari 2019 20:41 WIB
Pengunjung memilih durian saat digelar Festival Durian di Desa Segulung, Dagangan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Sabtu (26/1/2019). Kegiatan tersebut untuk mendorong petani durian setempat meningkatkan produksi, sekaligus memperkenalkan produk dan makanan berbahan durian kepada masyarakat. - Antara/Siswowidodo

Bisnis.com, MADIUN – Ribuan warga memadati Festival Durian yang diselenggarakan di kebun durian Bukit Setepong, Desa Segulung, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Sabtu (26/1/2019). Ribuan butir durian pun terjual.

Antrean kendaraan cukup panjang terjadi di Jalan Raya Segulung-Dagangan, Sabtu siang, kendaraan roda empat memenuhi jalan. Jalan yang selebar sekitar enam meter dan naik turun menyebabkan antrean cukup mengular.

Akses ke bukit Setepong hanya boleh untuk kendaraan roda dua. Adapun penumpang kendaraan roda empat harus berjalan kaki karena jalannya sangat sempit dan curam.

Sesampainya di lokasi festival, aroma buah durian yang wangi dan khas semerebak menerobos penciuman. Ribuan butir durian sudah tertata rapi di pinggir-pinggir jalan. Panitia juga menyediakan stan khusus untuk penjualan durian di sejumlah titik.

Tidak hanya ditata di meja, sejumlah durian juga digantung di pohon durian supaya lebih menarik. Pengunjung juga bisa menikmati hamparan kebun durian di desa tersebut.

Camat Dagangan, Syahrowi, mengaku tidak menyangka antusiasme masyarakat untuk mendatangi kegiatan ini sangat tinggi. Dalam festival ini, panitia telah menyiapkan lebih dari 6.000 butir durian untuk dijual kepada pengunjung.

"Kegiatan Festival Durian ini merupakan kali yang kedua. Yang pertama tahun lalu kami laksanakan di Kantor Kecamatan Dagangan. Untuk kedua ini kami selenggarakan di Bukit Setepong," ujar dia.

Rowi, panggilan akrabnya, mengaku sengaja menggelar festival di Bukit Setepong yang menjadi sentra kebun durian di wilayah Dagangan. Hal ini supaya penikmat durian bisa datang langsung ke lokasi untuk menikmati durian secara langsung di kebun durian.

Dengan banyaknya pengunjung yang datang tentu akan berpengaruh pada perputaran ekonomi di Desa Segulung. Petani durian juga semakin berdaya.

"Festival ini ke depan akan menjadi kegiatan rutin kami. Tentu dengan tema-tema yang berbeda dan lebih menarik," ujarnya.

Seorang pengunjung Festival Durian, Suwarto, mengatakan sengaja datang ke Festival Durian ini untuk menikmati buah durian langsung dari kebunnya. Ia mengaku sangat suka durian Segulung karena rasanya manis, pulen, legit, dan ada pahitnya.

"Dibandingkan durian lainnya. Saya lebih seneng ini. Karena rasanya ada pahitnya. Saya sering ke Dagangan untuk beli durian," kata pria asal Magetan ini.

Seorang penjual durian di festival itu, Egavia Mustofa, menyambut positif kegiatan ini. Tentunya kegiatan ini akan lebih mengenalkan durian lokal untuk dikenal secara luas.

Dia mengaku membawa 140 butir durian dengan berbagai ukuran. Saat ini dagangannya hampir habis karena pengunjung banyak yang beli.

"Harganya di sini memang dimurahkan. Biasanya ukuran sedang ini dijual dengan harga Rp70.000, di sini cuma Rp50.000 per butir," ujar warga Segulung ini.

Tag : madiun
Editor : Miftahul Ulum

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Top