Talas Jumbo Asal Ponorogo Bikin Heran

Umbi talas berukuran raksasa tumbuh subur di wilayah Ngrayun, Kabupaten Ponorogo.
Warga melihat talas berukuran jumbo yang tumbuh di Kecamatan Ngrayun, Ponorogo./Ist
Warga melihat talas berukuran jumbo yang tumbuh di Kecamatan Ngrayun, Ponorogo./Ist

Bisnis.com, PONOROGO –Umbi talas berukuran raksasa tumbuh subur di wilayah Ngrayun, Kabupaten Ponorogo. Ukuran talas yang tumbuh di Ngrayun ini bahkan ada yang sampai sebesar knalpot sepeda motor.

Talas berukuran jumbo ini pun sempat menjadi viral di media sosial. Salah satu yang memposting informasi mengenai talas raksasa ini adalah komunitas Facebook, Semua Tentang Ponorogo (Setenpo).

Sejak diunggah pada 10 Oktober 2018 pukul 18.39 WIB hingga Jumat (12/10/2018) pukul 10.00 WIB, unggahan ini sudah dibagikan sebanyak 210 kali dan mendapatkan 284 komentar.

Admin Setenpo mengunggah sebuah postingan berisi narasi dan beberapa foto yang memperlihatkan ukuran tapas jumbo yang tumbuh di Ngrayun.

Wilayah Kecamatan Ngrayun merupakan salah satu daerah subur dan bisa ditanami dengan berbagai jenis tumbuhan. Salah satu yang tumbuh subur yaitu varian talas berukuran jumbo. Warga Ngrayun menyebutnya dengan sebutan bentul.

Meskipun berukuran sangat besar, tetapi ini bukan talas ajaib. Melainkan jenis talas yang berukuran besar.

"Di Ngrayun, warga menyebutnya dengan sebutan bentul. Meski ukuranya hora umum [tidak lazim], talas ini bukan talas ajaib namun memang jenis yang berukuran besar," tulis admin Setenpo yang dikutip JIBI.

Talas jumbo ini menurut informasi bisa dikonsums,i namun dengan pengolahan khusus. Setelah talas dipanen, talas dibiarkan beberapa hari supaya getahnya berkurang. Talas yang sudah selesai dijemur kemudian direndam dengan air garam. Talas ini bisa diolah menjadi berbagai bahan makanan seperti direbus, digoreng, atau dibuat sayuran.

Berbagai ekspresi kekaguman pun diutarakan para netizen. Ada beberapa netizen yang justru terbawa perasaan dengan mengingat masa lalu saat kerap mengonsumsi talas.

"Masyaallah gedene. Kok medeniii. Koyok ulooo [Masyallah besarnya. Kok menakutkan. Seperti ular]," tulis pemilik akun Nur Hasanah di kolom komentar.

"Kimau tak kiro bongkotan pring min,,kok iso duowooo [Ini tadi tak kira batang akar pohon bambu, kok bisa panjang," tulis pemilik akun Ennya.

Pemilik akun Facebook Dwi R menanyakan talas itu beracun atau tidak. Soalnya dia mengaku baru mengetahui talas tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Penulis : Abdul Jalil
Editor : Miftahul Ulum
Sumber : JIBI/Solopos

Topik

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper