Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

TIPS KESEHATAN, Karang Gigi Menumpuk Sebabkan Gangguan Ini

Karang gigi yang lama tidak dibersihkan dapat menyebabkan gusi menjadi merah, bengkak, dan mudah berdarah.
Veronika Yasinta
Veronika Yasinta - Bisnis.com 28 Januari 2017  |  20:22 WIB
TIPS KESEHATAN, Karang Gigi Menumpuk Sebabkan Gangguan Ini
Ilustrasi. - Antara
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA—Karang gigi yang lama tidak dibersihkan dapat menyebabkan gusi menjadi merah, bengkak, dan mudah berdarah.

Dokter Gigi Oktri Manessa dari Oktri Mannesa Dental Care mengatakan karang gigi bisa menyebabkan gingivitis ditandai dengan gusinya yang memerah dan bengkak meradang, cepat berdarah saat sikat gigi, makan, serta bangun tidur.

Selain itu, gingivitis juga seringkali menimbulkan aroma yang tidak sedap alias bau. Gingivitis diakibatkan buruknya kebersihan gigi dan mulut sehingga plak menumpuk dan menjadi karang gigi di daerah perbatasan antara gigi dan gusi.

"Jadi, jangan sepelekan masalah gigi karena gingivitis kalau dibiarkan lama kelamaan bisa jadi lebih parah dan mengakibatkan rusaknya tulang penyangga gigi," tulisnya dalam akun Instagram @drg_oktrimanessa.

Gingivitis juga bisa menyebabkan rasa sakit dan tidak nyaman sehingga kerap dikira sebagai sakit gigi biasa. Namun, biasanya dokter gigi akan menyarankan untuk melakukan saling atau pembersihan karang gigi.

"Kuretase atau membersihkan sampai seluruh bagian akar agar terbebas dari karang gigi juga bakal disarankan oleh dokter gigi untuk mengatasi gingivitis," lanjutnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Olimpiade 2020
Editor : Miftahul Ulum
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top