Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pemkot Malang Menyiapkan Rp350 Miliar untuk Memperbaiki 157 Ruas Jalan

Sampai akhir Juli 2022 kemarin, baru 120 jalan berlubang yang telah diperbaiki Pemkot Malang.
Choirul Anam
Choirul Anam - Bisnis.com 18 Agustus 2022  |  11:49 WIB
Pemkot Malang Menyiapkan Rp350 Miliar untuk Memperbaiki 157 Ruas Jalan
Salah satu ruas jalan di Kota Malang yang berlubang dan diperbaiki Pemkot Malang. - Bisnis/Choirul Anam
Bagikan

Bisnis.com, MALANG — Pemkot Malang menyiapkan Rp350 miliar untuk memperbaiki 157 ruas jalan yang direalisasikan tahun ini sampai 2023.

Wali Kota Malang, Sutiaji, mengatakan penyiapan anggaran sebesar itu memenuhi kebutuhan perbaikan jalan hasil inventarisasi yang telah dilakukan Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang.

“Dari hasil pemetaan awal, ada 105 ruas jalan berlubang di Kota Malang, kemudian ada tambahan 52 ruas jalan berlubang, hasil dari laporan masyarakat,” ujarnya di Malang, Rabu (17/8/2022).

Sampai akhir Juli 2022 kemarin, baru 120 jalan berlubang yang telah diperbaiki Pemkot Malang. Oleh karena itulah, pemda kini sedang mengumpulkan anggaran, untuk perbaikan jalan tersebut, salah satunya ialah dengan menggunakan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT).

"Perawatan jalan membutuhkan Rp350 miliar. Makanya kami bagi di 2022 dan 2023. Apalagi pada 2022 tidak sesulit mencari uang pada 2023 nanti karena ada sisa BTT yang bisa dimanfaatkan untuk yang lain," ucapnya.

Ketua DPRD Kota Malang, I Made Rian Diana Kartika, menilai selama ini, proses pembenahan jalan berlubang di Kota Malang hanya dilakukan dengan teknik penambalan. Pemkot Malang belum melakukan pengaspalan jalan secara menyeluruh di ruas-ruas jalan di Kota Malang. Hal ini membuat permukaan jalan tidak rata, dan banyak ditemui jalan yang bergelombang.

"Jalan di Kota Malang. Banyak jalan gak rata karena ditambal. Terutama di pusat kota sebagai wajah Kota Malang," ucap

Selaku legislatif, dia meminta, agar pemeliharaan jalan menjadi prioritas Pemkot Malang ke depan.

Dia menyoroti beberapa program yang bakal dilakukan Pemkot Malang. Salah satunya ialah pembenahan pedestrian di Alun-Alun Tugu yang dinilai bukanlah kebutuhan yang mendesak.

Menurutnya program-program yang bukan merupakan kebutuhan mendesak, lebih baik dialihkan untuk penuntasan permasalahan klasik di Kota Malang yang belum terselesaikan, mulai dari pengentasan banjir, perbaikan jalan rusak, pengentasan kemiskinan dan kemacetan.

"Nanti di R-APBD 2022 banyak anggaran gak perlu, kami geser untuk perbaikan jalan karena jalan di kota pemeliharaan kurang. DPUPRPKP butuh anggaran Rp350 miliar dan baru terserap Rp150 miliar. Di PAK kami tambah Rp40 miliar karena lebih dibutuhkan daripada pembenahan alun-alun," terangnya.(K24)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

malang jatim infrastruktur
Editor : Miftahul Ulum
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top