Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tarif Uang SMA Pemicu Utama Inflasi di Kota Malang pada Juli

Tingkat inflasi tahun kalender (Desember 2021-Juli 2022) sebesar 4,74 persen dan inflasi tahun ke tahun (Juli 2022 terhadap Juli 2021) sebesar 5,99 persen.
Choirul Anam
Choirul Anam - Bisnis.com 01 Agustus 2022  |  16:34 WIB
Tarif Uang SMA Pemicu Utama Inflasi di Kota Malang pada Juli
Pelajar menggunakan kendaraan umum. - Antara.

Bisnis.com, MALANG — Tarif uang SMA menjadi pemicu utama inflasi di Kota Malang pada Juli 2022 yang mencapai 0,76 persen.

Kepala BPS Kota Malang, Erny Fatma Setyoharini, mengatakan sepuluh komoditas teratas yang memberikan andil/sumbangan inflasi pada Juli 2022, yakni tarif uang sekolah menengah atas, angkutan udara, kue kering berminyak, bawang merah, cabai merah, rokok kretek filter, daging ayam ras, soto, nasi dengan lauk, dan tarif sekolah dasar.

“Sedangkan komoditas teratas yang memberikan andil/sumbangan deflasi yang menahan laju inflasi, yakni minyak goreng, bayam, ikan mujair, pisang, tongkol diawetkan, emas perhiasan, anggur, udang basah, nangka muda, dan beras,” katanya, Senin (1/8/2022).

Menurut dia, indeks kelompok pengeluaran yang naik pada Juli, yakni kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 2,43 persen, kelompok pendidikan sebesar 2,09 persen, kelompok transportasi sebesar 1,14 persen.

Juga, kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 0,9 persen, kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 0,64 persen, kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,56 persen, kelompok kesehatan sebesar 0,26 persen,kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,08 persen.

Selain itu, kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,05 persen, kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,02 persen, dan kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 0,01 persen.

Tingkat inflasi tahun kalender (Desember 2021-Juli 2022) sebesar 4,74 persen dan tingkat inflasi tahun ke tahun (Juli 2022 terhadap Juli 2021) sebesar 5,99 persen.

Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok di Jatim mencatat, harga rata-rata Kota Malang di tingkat konsumen pada Senin (1/8/2022), harga bawang merah turun Rp1.000/kg dari Rp47.600/kg pada Minggu 65.802 menjadi Rp46.600.Cabai rawit naik dari Rp65.802/kg menjadi Rp68.000/kg. Daging ayam ras naik dari Rp37.800/kg menjadi Rp38.400/kg.

Ekonom dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya, Joko Budi Santoso, menilai efek liburan sekolah pada Juli memberikan dampak pada inflasi melalui kelompok penyedia makan dan minuman/restoran.

Selain itu, saat bersamaan dimulainya ajaran baru sehingga berdampak pada sumbangan inflasi dari kelompok pendidikan. Tekanan inflasi juga datang dari kelompok transportasi akibat penyesuaian harga BBM nonsubsidi, kondisi ini ditambah dengan kenaikan harga tiket pesawat karena avtur dan airport tax meningkat.

“Belum lagi tekanan inflasi dari kelompok bahan makanan dengan kenaikan sejumlah komoditas pangan seperti cabai, bawang merah, dan daging ayam ras,” kata Joko yang juga Peneliti Senior Pusat Penelitian Kebijakan Ekonomi FEB UB itu.

Dia menilai, situasi inflasi ini dapat membahayakan daya beli masyarakat dan capaian pertumbuhan ekonomi. Karena itulah, pemerintah daerah harus sigap untuk terus memompa daya beli masyarakat dengan penguatan bansos, operasi pasar untuk sembako, agar daya beli masyarakat kelompok miskin dan rentan miskin tetap terjaga.

Selain itu belanja APBD, khususnya belanja modal, kata dia, perlu dilakukan percepatan untuk membuka lapangan kerja dan menstimulasi perekonomian agar tetap memiliki energi untuk terus pulih.(K24)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Inflasi malang sekolah
Editor : Miftahul Ulum

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top