Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bank Mandiri di Jatim Kejar Penyaluran KUR Rp6,7 Triliun Tahun Ini

Dalam penyaluran KUR diperlukan sinergi dari seluruh segmen bisnis, koordinasi yang kuat di seluruh jaringan, serta kerja sama strategis dengan perusahaan finansial maupun e-commerce.
Peni Widarti
Peni Widarti - Bisnis.com 23 Mei 2022  |  14:08 WIB
Pegawai beraktivitas di salah satu cabang digital Bank Mandiri. - Bisnis/Arief Hermawan P
Pegawai beraktivitas di salah satu cabang digital Bank Mandiri. - Bisnis/Arief Hermawan P

Bisnis.com, SURABAYA - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Region VIII/Jawa 3 tengah mengejar penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) tahun ini sebesar Rp6,7 triliun guna mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi.

CEO Regional VIII/Jawa 3 Bank Mandiri, I Gede Raka Arimbawa mengatakan dari plafon KUR yang diproyeksikan tersebut, hingga April 2022 Bank Mandiri telah menyalurkan KUR sebanyak 2,19 triliun di wilayah Region VIII/Jawa 3 dengan jumlah penerima sebanyak 22.840 debitur UMKM.

“Dalam penyaluran KUR tahun ini Bank Mandiri akan tetap fokus menyasar sektor produktif unggulan di Jatim misalnya seperti usaha di sektor pertanian, perikanan, industri pengolahan, maupun jasa-jasa produksi,” ujarnya, Senin (23/5/2022).

Dia mengatakan, dalam penyaluran KUR diperlukan sinergi dari seluruh segmen bisnis, koordinasi yang kuat di seluruh jaringan, serta kerja sama strategis dengan perusahaan finansial maupun e-commerce.

Adapun secara nasional, plafon KUR Bank Mandiri tahun ini diproyeksikan sebesar Rp40 triliun atau meningkat dibandingkan plafon pada 2021 yakni sebesar Rp35 triliun.

Dari total plafon tersebut, Bank Mandiri telah menyalurkan KUR sebesar Rp14,41 triliun per April 2022 kepada lebih dari 133.000 debitur yang tersebar di seluruh Indonesia.

Realisasi penyaluran KUR tersebut meningkat sebesar 10,03 persen jika dibandingkan April 2021 sebesar Rp13,1 triliun. Secara rinci, dari total penyaluran KUR tersebut sebanyak 58,67 persen telah dialokasikan ke sektor produksi atau sebesar Rp8,45 triliun. Sedangkan untuk sektor non produksi telah mencapai Rp5,95 triliun.

Penyaluran KUR ini juga turut menopang realisasi kredit perseroan kepada pelaku usaha UMKM. Tercatat, sampai dengan akhir Maret 2022 total kredit UMKM Bank Mandiri telah mencapai Rp198,8 triliun, tumbuh sebesar 11,12 persen dibandingkan periode sama tahun lalu.

Gede menambahkan, penyaluran program KUR ini diharapkan dapat mamacu pertumbuhan ekonomi khususnya di sektor UMKM. Hal ini, lanjutnya, selaras dengan komitmen pemerintah yang kembali meningkatkan dana alokasi KUR serta melanjutkan tambahan subsidi bunga 3 persen hingga bulan Desember 2022. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank mandiri kredit usaha rakyat jatim
Editor : Miftahul Ulum

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Banner E-paper
To top