Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pemkot Surabaya Percepat Pengurusan NIB 17.897 UMKM Baru

NIB memudahkan intervensi yang tepat sasaran kepada UMKM, termasuk memudahkan pendampingan, dan akses pembiayaan ke lembaga keuangan bank dan non-bank.
Peni Widarti
Peni Widarti - Bisnis.com 16 Maret 2022  |  18:33 WIB
Pemkot Surabaya Percepat Pengurusan NIB 17.897 UMKM Baru
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat menggelar sosialisasi perizinan berusaha NIB bagi UMKM Surabaya. - Dok. Pemkot Surabaya

Bisnis.com, SURABAYA - Pemerintah Kota Surabaya akan mempercepat pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB) bagi sebanyak 17.897 UMKM yang telah terdaftar dalam Online Single Submission Risk Based Approach (OSS-RBA).

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Surabaya Dewi Soeriyawati mengatakan sejak sistem OSS-RBA diberlakukan pada 4 Agustus 2021 hingga saat ini sudah terdapat 17.897 usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) terdaftar.

“Mereka kebanyakan usaha yang bergerak di bidang perdagangan eceran terutama jenis makanan, minuman yang bukan supermarket, dan juga warung atau rumah makan, termasuk juga perdagangan besar dan grosir,” katanya dalam rilis, Rabu (16/3/2022).

Dia mengatakan DPMPTSP bersama dengan Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan (Dinkopdag) Surabaya serta pihak kecamatan dan kelurahan melakukan pendampingan dan jemput bola untuk mempercepat pengurusan NIB bagi UMKM tersebut.

“Pendampingan pengurusan NIB ini terus kami selaraskan dengan kegiatan Dinkopdag yang lebih mengutamakan pada sektor perdagangan di bidang home industri, seperti pembuatan sepatu, souvenir, UKM batik/pakaian, perbengkelan dan industri pengolahan makanan siap saji,” katanya.

Dewi memastikan pendampingan pengurusan NIB ini akan terus berlanjut sampai semua UMKM di Surabaya mengantongi NIB agar Pemkot Surabaya dapat memberikan intervensi yang tepat sasaran kepada UMKM Surabaya, termasuk memudahkan pendampingan, dan kemudahan akses pembiayaan ke lembaga keuangan bank dan non-bank.

“Kami juga mengajak UMKM yang sudah punya NIB untuk bergabung dalam aplikasi e-Peken agar dapat meningkatkan penjualannya, dengan harapan perekonomian Surabaya dapat tumbuh lebih baik,” imbuhnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

umkm surabaya
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top