Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pandemi Melandai, Warga Jatim Diminta Jaga Kondisi Dengan Tidak Mudik

Kita pada posisi menjaga suasana yang sudah mulai melandai, kemudian positivy rate turun, BOR rumah sakit juga turun. Ini yang memang harus dijaga semuanya,"
Peni Widarti
Peni Widarti - Bisnis.com 26 Maret 2021  |  17:25 WIB
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa - Antara
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa - Antara

Bisnis.com, SURABAYA - Pemerintah Provinsi Jawa Timur meminta masyarakat untuk menjaga suasana dan kondisi pandemi Covid-19 yang sudah melandai salah satunya dengan tidak melakukan mudik Lebaran sesuai dengan kebijakan pemerintah pusat.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parwansa mengatakan tren kasus positif Covid-19 di Jatim sejak dilakukan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sejak Januari sampai menjadi PPKM mikro hingga kini terus melandai, untuk itu diharapkan masyarakat bisa menjaga.

“Kita pada posisi menjaga suasana yang sudah mulai melandai, kemudian positivy rate turun, BOR rumah sakit juga turun. Ini yang memang harus dijaga semuanya,” katanya Jumat (26/3/2021).

Selain itu, lanjut Khofifah, kebijakan larangan mudik yang dikeluarkan pemerintah pusat sudah melalui pertimbangan matang, terutama agar tidak berdampak ke daerah dalam hal pengendalian Covid-19.

“So far kita berharap seluruh kebijakan pusat terkait mudik yang berdampak ke daerah ini, supaya yang sudah kondusif dan melandai ini bisa terproteksi,” imbunya.

Diketahui, pemerintah pusat telah mengeluarkan kebijakan larangan mudik Lebaran 2021 mulai 6 - 17 Mei 2021. Masyarakay diharapkan tidak melakukan perjalanan baik sebelum periode larangan tersebut maupun sesudahnya jika tidak ada keperluan mendesak.

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jatim Virus Corona
Editor : Andhika Anggoro Wening

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top