Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Covid-19 Jawa Timur : Jombang Satu-satunya Zona Merah

Pantauan Covid-19 di wilayah Jombang menunjukkan ada tren penambahan kasus baru selama sepekan, tepatnya mulai 10 Februari 2021 lalu.
Peni Widarti
Peni Widarti - Bisnis.com 17 Februari 2021  |  13:16 WIB
rnrnGubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (kedua kanan), Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Widodo Iryansyah (ketiga kanan) dan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol M Fadil Imran (kanan) melepaskan tim pemburu pelanggaran protokol kesehatan Covi-19 saat diluncurkan di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (16/9/2020). ANTARA FOTO/Moch Asim - foc \r\n\r\n
rnrnGubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (kedua kanan), Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Widodo Iryansyah (ketiga kanan) dan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol M Fadil Imran (kanan) melepaskan tim pemburu pelanggaran protokol kesehatan Covi-19 saat diluncurkan di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (16/9/2020). ANTARA FOTO/Moch Asim - foc \\r\\n\\r\\n

Bisnis.com, SURABAYA - Jawa Timur menyisakan Kabupaten Jombang sebagai satu-satunya wilayah dengan status zona merah Covid-19.

Tingkat kematian atau fatality rate di Kabupaten Jombang mencapai 10,02 persen.

Berdasarkan pantauan situs Jatim Tanggap Covid-19, hingga 16 Februari 2021 tercatat jumlah kasus di Kabupaten Jombang mencapai 4.160 kasus. Dari jumlah tersebut sebanyak 3.565 orang telah sembuh atau setara 85,70 persen. Sedangkan tingkat kematian mencapai 417 orang atau 10,02 persen.

Satgas mencatat saat ini terdapat 178 orang dalam kasus aktif dan dirawat di rumah sakit rujukan (177 orang) maupun isolasi mandiri (6 orang).

Dalam laporan itu terlihat wilayah Jombang juga menunjukkan ada tren penambahan kasus baru selama sepekan terakhir meski pada 15 Februari 2021 lalu melandai.

Perinciannya, pada 10 Februari total kasus Covid-19 di Jombang mencapai 3.729 kasus. Kemudian pada 11 Februari bertambah 300 kasus baru sehingga totalnya menjadi 4.029 kasus.

Pada 12 Februari, penambahan jumlah kasus baru sudah mulai turun yakni ada 67 kasus baru, berikutnya bertambah 41 kasus baru, dan bertambah 21 kasus baru pada 14 Februari. Kasus kemudian hanya bertambah 2 kasus baru pada 15 Februari.

Setidaknya terdapat 15 indikator yang menentukan Jombang sebagai daerah dengan zona risiko tinggi terhadap penularan di antaranya indikator epidemiologi seperti jumlah kasus positif, jumlah kasus suspek, jumlah meninggal, dan jumlah kasus positif yang dirawat di RS.

Sedangkan indikator surveilans kesehatan masyarakat dilihat dari jumlah pemeriksaan sampel diagnosis yang meningkat selama 2 minggu terakhir, serta indikator pelayanan kesehatan seperti jumlah tempat tidur di ruang isolasi RS rujukan yang mampu menampung di atas 20 persen jumlah positif yang dirawat di RS, dan jumlah tempat tidur di RS rujukan mampu menampung sampai di atas 20 persen jumlah ODP, PDP dan pasien positif.

Meski begitu, Satgas Covid-19 Jatim saat ini terus berupaya untuk menekan penyebaran virus melalui pembatasan kegiatan masyarakat atau PPKM skala mikro, serta terus melanjutkan program vaksinasi. Di Jombang sendiri sudah dilakukan vaksinasi sebanyak 5.155 vaksin pada tahap pertama, dan pada tahap kedua sudah dilakukan vaksinasi sebanyak 3.888 vaksin.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jawa timur Virus Corona Covid-19
Editor : Anggara Pernando
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top