Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Crown Incar Pasar Indonesia AUD15 Juta dari Proyek di Melbourne

Target penjualan proyek Artis di Indonesia tidak banyak karena launching pertama cuma 20 unit.
Peni Widarti
Peni Widarti - Bisnis.com 13 Oktober 2020  |  21:30 WIB
Tanda 'Disewakan' tampak di luar sebuah properti di Brooklyn, tepi kota Melbourne, Australia. - Bloomberg/Carla Gottgens
Tanda 'Disewakan' tampak di luar sebuah properti di Brooklyn, tepi kota Melbourne, Australia. - Bloomberg/Carla Gottgens

Bisnis.com, SURABAYA - Pengembang properti asal Australia Crown Group mengenalkan proyek hunian apartemen baru di Melbourne bernama Artis yang ditargetkan dapat menggaet pasar/investor Indonesia dengan penjualan sekitar A$/AUD15 juta.

CEO Crown Group, Iwan Sunito mengatakan peluncuran proyek pengembangan pertama Crown di Melbourne ini diawali oleh pasar Indonesia terutama dari Jakarta dan Surabaya, disusul China, Asia Tenggara dan terakhir diluncurkan di Australia pada tahun baru.

“Target penjualan proyek Artis di Indonesia tidak banyak karena launching pertama cuma 20 unit, dan kita juga bagi dengan negara lain untuk memenuhi pasar dari China dan Hong Kong yang senang berinvestasi di Australia,” jelasnya dalam Global Media Conference – virtual, Selasa (13/10/2020).

Dia menjelaskan proyek Artis yang berada di kawasan Southbank ini merupakan bagian dari rencana Crown Group untuk menciptakan pipeline pengembangan senilai Rp30 triliun di Melbourne.

Iwan sendiri menyakini untuk meluncurkan proyek saat ini bahkan di masa pandemi Covid-19 lantaran masih ada fundamental pasar utama yakni lokasi di luar wilayah CBD Melbourne yang ditawarkan memang sangat dicari oleh pasar.

“Kami melihat ada permintaan yang kuat untuk pengembangan hunian berkonsep butik dengan desain unik. Sementara pasokan terbatas untuk produk semacam itu, apalagi pengembangan yang meluncurkan proyek baru tahun depan sangat sedikit,” jelasnya.

Adapun proyek Artis seluas 2.070 m2 ini akan memiliki 153 unit apartemen dan penthouse yang memiliki pilihan 1 – 3 unit kamar tidur. Sedangkan fasilitas yang ditawarkan yakni lounge atap dengan taman dan area bermain anak, gym, kolam renang indoor dan jacuzzi, termasuk ruang seni komunitas dan kafe untuk mengakomodir kebutuhan ruang bagi seniman lokal untuk menggelar pameran.

“Desain proyek ini dikerjakan oleh arsitek Koichi Takada yang terkenal secara internasional,” imbuh Iwan.

Direktur Colliers International Residential Melbourne, Robert Papaleo menjelaskan pengembangan properti di kawasan Southbank ini didukung oleh transformasi daerah tepi sungai dan jalan-jalan utama, bahkan di lokasi itu rencananya akan dibuka Stasiun Metro Anzac baru pada 2025.

“Proyek Artis ini diluncurkan pada saat pasokan apartemen baru di Melbourne berkurang. Apalagi penyelesaian apartemen baru akan turun drastis pasca 2022, sehingga pembeli di lokasi pinggiran kota seperti Southbank menghadapi pilihan terbatas,” imbuhnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

properti
Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top