Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kasus Corona di Magetan Tambah 5 Orang Jadi 121 Orang

Muchlis mengungkapkan banyaknya pasien yang sudah sembuh berpeluang mengubah status Kabupaten Magetan menjadi zona hijau atau tak terdampak. Saat ini Magetan masih masuk status berisiko sedang.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 11 Juli 2020  |  17:02 WIB
Petugas medis melakukan tes usap (swab) COVID-19 terhadap seorang pegawai ASN Pemkot Semarang di Balai Kota Semarang, Jawa Tengah, Kamis (11/6/2020). Tes diagnostik cepat (rapid test) dan tes usap (swab) COVID-19 terhadap ratusan pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) itu untuk mengetahui kesehatan mereka dalam upaya mendeteksi serta mencegah penyebaran virus Corona (COVID-19) di lingkungan Pemkot Semarang. ANTARA FOTO - Aji Styawan
Petugas medis melakukan tes usap (swab) COVID-19 terhadap seorang pegawai ASN Pemkot Semarang di Balai Kota Semarang, Jawa Tengah, Kamis (11/6/2020). Tes diagnostik cepat (rapid test) dan tes usap (swab) COVID-19 terhadap ratusan pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) itu untuk mengetahui kesehatan mereka dalam upaya mendeteksi serta mencegah penyebaran virus Corona (COVID-19) di lingkungan Pemkot Semarang. ANTARA FOTO - Aji Styawan

Bisnis.com, MAGETAN - Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Magetan, Jawa Timur, mencatat lima tambahan kasus baru pasien terinfeksi Virus Corona penyebab Covid-19 di wilayah itu, sehingga keseluruhan pasien positif menjadi 121 orang.

"Pada tanggal 9 Juli 2020 terjadi lima penambahan kasus Covid-19 di Magetan dari sebelumnya 116 kasus. Dengan demikian, total saat ini ada 121 kasus," ujar Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Magetan Saif Muchlissun di Magetan, Sabtu (11/7/2020).

Menurut dia, lima tambahan pasien baru tersebut merupakan hasil pelacakan, masing-masing pasien ke-117 merupakan warga Kecamatan Plaosan yang punya riwayat kontak erat dengan pasien ke-116. Lalu, pasien ke-118 dan 119 punya kontak erat dengan pasien ke-108.

"Kemudian, pasien ke-120 berasal dari Plaosan dan ke-121 asal Kawedanan. Pasien ke-121 diduga tertular dari Surabaya," kata Muchlis.

Selain penambahan kasus baru, jumlah pasien sembuh dari Covid-19 di Magetan juga terus bertambah. Hingga 10 Juli 2020, sebanyak 80 orang dari 121 pasien telah dinyatakan sembuh. Angka kesembuhan tersebut mencapai sekitar 66 persen.

Muchlis mengungkapkan banyaknya pasien yang sudah sembuh berpeluang mengubah status Kabupaten Magetan menjadi zona hijau atau tak terdampak. Saat ini Magetan masih masuk status berisiko sedang.

Warga Magetan diminta tidak terlena dan terus disiplin menerapkan protokol kesehatan. Hingga saat ini jumlah pasien yang masih dirawat mencapai 32 orang.

"Tetap disiplin untuk menerapkan protokol kesehatan. Itu kuncinya untuk mencegah penyebaran Covid-19," katanya.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona covid-19

Sumber : Antara

Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top