Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Meninggal karena Corona, Dokter Putri Wulan Sebentar Lagi Lulus Pendidikan Dokter Spesialis

Dokter Putri merupakan salah satu dokter residen Program Pendidikan Dokter Spesialis Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (Unair) Surabaya yang harusnya segera lulus sebentar lagi.
Mutiara Nabila
Mutiara Nabila - Bisnis.com 07 Juli 2020  |  13:57 WIB
Prosesi penghormatan jenazah dr Putri Wulan Sukmawati di Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Senin (6/7/2020). - Antara
Prosesi penghormatan jenazah dr Putri Wulan Sukmawati di Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Senin (6/7/2020). - Antara

Bisnis.com, SURABAYA – Korban Covid-19 dari kalangan tenaga medis bertambah, yakni dokter Putri Wulan Sukmawati.

Putri, yang bertugas di RSUD Dr Soetomo, Surabaya menghembuskan napas terakhirnya, Minggu (5/7/2020).

Dokter Putri merupakan salah satu dokter residen Program Pendidikan Dokter Spesialis Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (Unair) Surabaya yang harusnya segera lulus sebentar lagi.

Dokter Putri kelahiran Malang, 1 Juni 1987. Perempuan 33 tahun tersebut sudah bertugas menjadi dokter sejak 26 Juli 2018.

Pihak RSUD dr Soetomo mengungkapkan Putri kemungkinan terpapar Virus Corona dari orang tanpa gejala (OTG) lantaran dia  tidak bertugas di ruang isolasi khusus (RIK).

Sejak terpapar Virus Corona hingga menghembuskan napas terakhirnya, Putri telah mendapatkan perawatan selama 20 hari.

Selain terpapar Covid-19, kondisi Putri diperparah lantaran penyakit bawaan atau komorbid yakni kelebihan berat badan, yang bisa membuat risiko infeksi Covid-19 menjadi lebih tinggi.

Putri adalah keponakan dari dr Arief Basuki, dokter anestesi di Rumah Sakit Haji yang juga meninggal dunia akibat Covid-19 pada akhir Juni lalu.

Meninggalnya Putri menambah daftar panjang dokter di Surabaya yang meninggal karena terpapar Covid-19.

Sebelumnya dr Berkatnu Indrawan Janguk, dr Boedhi Harsono, dr Miftah Fawzy Sarengat (PPDS FK Unair), dr I S Tjahyadi dan dr Arief Basuki telah lebih dulu gugur karena Covid-19.

Gubernur Jawa Timur Khofifah turut mengungkapkan rasa kehilangannya lewat unggahan foto penghormatan terakhir Putri.

“Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un. Kembali berpulang salah satu tenaga medis Jawa Timur, dr Putri Wulan Sukmawati setelah menjalani perawatan selama 20 hari akibat Covid-19,” tulis Khofifah dalam unggahan di Instagramnya.

“Atas nama pribadi dan Pemprov Jawa Timur, saya menyampaikan duka cita mendalam dan ucapan terima kasih sebesar-besarnya atas dedikasi dan pengabdian untuk Jawa Timur. Doa terbaik, Semoga almarhumah husnul khotimah dan diampuni segala salah dan khilaf. Semoga Allah juga memberikan ketabahan dan keikhlasan bagi keluarga besar yang ditinggalkan. Aamiin,” tulisnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

unair Virus Corona covid-19
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top