Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Tingkat Kesembuhan Pasien Corona di Asrama Haji Surabaya Lebih Tinggi Dibanding di Rumah Sakit

Salah satunya adalah kesembuhan OTG di Hotel Asrama Haji pada Minggu (21/6/2020) berjumlah 14 orang. Jumlah tersebut lebih banyak dibandingkan kesembuhan pasien rawat inap rumah sakit dan rawat jalan isolasi mandiri.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 23 Juni 2020  |  17:55 WIB
Seorang warga yang dinyatakan sembuh dari Covid-19 membawa spanduk bertuliskan ucapan terima kasih kepada tenaga medis saat dipulangkan dari tempat karantina di Asrama Haji Surabaya pekan lalu. - Antara
Seorang warga yang dinyatakan sembuh dari Covid-19 membawa spanduk bertuliskan ucapan terima kasih kepada tenaga medis saat dipulangkan dari tempat karantina di Asrama Haji Surabaya pekan lalu. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Surabaya menyatakan tingkat kesembuhan orang tanpa gejala (OTG) yang terkonfirmasi positif virus corona penyebab Covid-19 saat menjalani isolasi di Hotel Asrama Haji, Kota Surabaya, Jawa Timur (Jatim), tinggi.

"Kesembuhan yang cepat itu, karena imun OTG pada tubuhnya bagus," kata Koordinator Bidang Pencegahan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya Febria Rachmanita, di Surabaya, Selasa (23/6/2020).

Salah satunya adalah kesembuhan OTG di Hotel Asrama Haji pada Minggu (21/6/2020) berjumlah 14 orang. Jumlah tersebut lebih banyak dibandingkan kesembuhan pasien rawat inap rumah sakit dan rawat jalan isolasi mandiri.

"Dari 36 orang yang sembuh dari Covid-19 pada Minggu (21/6/2020) itu yang paling banyak mereka dari Asrama Haji," ujarnya.

Menurut dia, secara umum, tren kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Surabaya setiap harinya terus bertambah.

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya hingga Senin (22/6/2020), jumlah kumulatif pasien sembuh mencapai 1.629 orang.

Febria mengatakan pasien yang dinyatakan sembuh pada Senin (22/6/2020) berjumlah 34 orang.

Mereka terdiri dari rawat inap di rumah sakit dan rawat jalan isolasi mandiri dengan rincian pasien rawat jalan 23 orang, sedangkan 11 orang lainnya adalah pasien rawat inap rumah sakit.

Dari 11 pasien rawat inap rumah sakit itu, kata dia, terdiri dari Rumah Sakit Menur, RS Siloam, RS PHC, RS Husada Utama dan RS Unair.

"Kalau pasien yang dirawat inap di rumah sakit itu mereka dengan gejala, misalnya sesak nafas," ujarnya.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya ini mengatakan selain menerapkan pola hidup yang sehat dan disiplin dengan protokol, kunci kesembuhan lainnya adalah pasien harus bahagia.

Sebab, jika pasien merasa bahagia maka imun tubuh meningkat dan bersamaan itu pula kondisinya akan segera pulih.

"Kalau bahagia sembuhnya cepat. itu tidak hanya berlaku pada Covid-19," pungkasnya.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

surabaya Virus Corona covid-19

Sumber : Antara

Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top