BI Malang Dukung Pengembangan Ekonomi Pesantren

Bank Indonesia (BI) Malang mendukung pengembangan ekonomi dan keuangan syariah untuk memperkuat struktur ekonomi dan pasar keuangan, termasuk di lingkungan pesantren.
Choirul Anam
Choirul Anam - Bisnis.com 15 Januari 2020  |  21:21 WIB

Bisnis.com, MALANG — Bank Indonesia (BI) Malang mendukung pengembangan ekonomi dan keuangan syariah untuk memperkuat struktur ekonomi dan pasar keuangan, termasuk di lingkungan pesantren.

Kepala Perwakilan BI Malang Azka Subhan Aminurridho mengatakan sebagai contoh kegiatan pengembangan ekonomi yang dilaksanakan BI Malang di PP Bahrul Maghfiroh yaitu pelatihan terkait akutansi jasa dan akutansi dagang serta pemberian PSBI berupa Rumah Produksi Jamur.

“Kegiatan-kegiatan tersebut juga termasuk dalam kerangka pelaksanaan Program Strategis BI, yakni mengembangkan kebijakan Bank Indonesia yang bersinergi dengan kebijakan Komite Nasional Keuangan Syariah (KNNS), dan pihak lainnya untuk mendukung pengembangan ekonomi dan keuangan syariah,” katanya di Malang, Rabu (15/1/2020).

Sebagai informasi, program pengembangan kemandirian ekonomi pesantren telah diimplementasikan kepada lebih dari 250 pesantren secara nasional sejak 2017.

Tidak hanya di PP Bahrul Maghfiroh, BI juga turut berkontribusi dalam mengembangkan ekonomi syariah dengan Program Kemandirian Ekonomi Pesantren di wilayah kerja BI Malang lainnya, a.l pendampingan lanjutan serta Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) untuk meningkatkan keterampilan menjahit para santri di PP Islamiyah Syafiiyah, Paiton, Kab. Probolinggo.

Pelatihan Pengolahan Makanan, budi daya lele serta PSBI untuk Ponpes Salafiyah Nurul Huda, Kec Ponco Kusumo, Kab Malang; serta pemberian PSBI berupa mesin daur ulang sampah untuk Ponpes Annur I dan II, Kab. Malang dan Ponpes Nurul Jadid, Kab. Probolinggo.

Pembina Yayasan Bahrul Maghfiroh Cinta Indonesia dan Pengasuh Pondok Pesantren Bahrul Maghfiroh Pof Mohammad Bisri mengatakan dengan bantuan dari BI untuk pesantren tersebut penting untuk pengembangan produksi jamur. Pesantren tersebut diharapkan dapat menjadi sentra produksi jamur yang penting. Selain itu, adanya Rumah Jamur dapat mendidik santri untuk membuka usaha jamur setelah mereka lulus dari pesantren.(K24)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bank indonesia, malang

Editor : Miftahul Ulum
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup