Puluhan Pengembang Asing Bidik Investor Surabaya

Galaxy Property bersama Raywhite Platinum Group membidik investor Surabaya yang ingin mengalihkan investasinya ke luar negeri melalui ajang World Property Insight di Galaxy Mall Surabaya pada 18 – 24 November 2019.
Peni Widarti
Peni Widarti - Bisnis.com 18 November 2019  |  22:10 WIB

Bisnis.com,  SURABAYA – Galaxy Property bersama Raywhite Platinum Group membidik investor Surabaya yang ingin mengalihkan investasinya ke luar negeri melalui ajang World Property Insight di Galaxy Mall Surabaya pada 18 – 24 November 2019.
 
Managing Director Galaxy Sumatra, Henry Nugroho mengatakan melambatnya pasar properti di Indonesia saat ini diyakini akan membuat sebagian calon pembeli atau investor untuk menahan diri dalam berinvestasi.
 
“Kondisi ini bisa ditangkap oleh pengembang asing yang akan membidik investor Indonesia untuk membeli properti di luar negeri,” katanya dalam rilis, Senin (18/11/2019).
 
Dia mengatakan sejumlah pengembang asing yang turut mengisi booth World Property Insight di Surabaya ini berasal dari Negara Australia, Malaysia, Singapura, Dubai, Spanyol, Siprus, dan Grenada, serta pengembang asal Bali dan Gili Trawangan.
 
“Banyak kemudahan investasi yang ditawarkan sejumlah Negara tersebut, misalnya pajak yang rendah, kemudahan izin tinggal hanya dengan membeli properti, ada Golden Visa yang ditawarkan Spanyol, dan program permanent residence dan citizenship di Grenada dan Siprus,” imbuhnya.
 
Adapun sejumlah developer ikut dalam World Property Insight ini antara lain dari Crown Group Sydney, Sincerity Group Perth, GMG Spanyol, Tamara Group Bali, First Dream Gili Trawangan, Pafilia Group Siprus, Range Development Grenada, Princess Cove Johor Bahru.
 
Henry menambahkan, selain menarget investor Surabaya, dalam ajang tersebut juga memberikan edukasi kepada konsumen tentang potensi dan menariknya inevstasi di luar negeri, termasuk memberikan informasi peluang untuk tinggal di luar negeri.
 
Managing Director Raywhite HR Muhammad, Bambang Budiono menambahkan potensi investasi di luar negeri selama ini juga dimanfaatkan untuk kebutuhan tinggal anaknya yang sedang proses pendidikan luar negeri.
 
“Dari pada sewa cukup mahal, maka investor lebih memilih untuk beli baik apartemen atau rumah karena nilai cicilannya juga hampir sama dengan biaya sewa,” imbuhnya.
 
Selain itu, lanjutnya, harga properti di luar negeri tersebut juga tidak jauh dengan harga di Indonesia, yakni sekitar Rp1 miliar – Rp3 miliar untuk properti di Australia dan Dubai.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
properti, surabaya

Editor : Rustam Agus
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup