Calon Wali Kota Surabaya Jalur Independen Deklarasikan Diri

Bakal Calon Wali Kota Surabaya jalur independen M. Sholeh menggandeng seniman Taufik Hidayat sebagai bakal calon wakilnya untuk maju pada Pilkada Surabaya 2020.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 14 November 2019  |  21:20 WIB
Calon Wali Kota Surabaya Jalur Independen Deklarasikan Diri
Calon wali kota jalur independen harus mengumpulkan dukungan yang ditandai dengan pengumpulan ektp. - JIBI

Bisnis.com, SURABAYA - Bakal Calon Wali Kota Surabaya jalur independen M. Sholeh menggandeng seniman Taufik Hidayat sebagai bakal calon wakilnya untuk maju pada Pilkada Surabaya 2020.

"Alhamdulillah menjelang sore ini kita hadir di rumah sejarah ini untuk menyatakan sebuah deklarasi," kata M. Sholeh saat deklarasi pasangan calon perseorangan Sholeh-Taufik di rumah sejarah HOS Tjokroaminoto, Jalan Peneleh Gang VII Surabaya, Kamis (14/11/2019).

Menurut Sholeh, keinginannya untuk maju sebagai bakal cawali perseorangan telah di deklarasikan lebih dahulu pada Juli 2019. Namun saat itu dirinya belum menunjuk pasangan sebagai bakal cawawali-nya.

"Dalam beberapa bulan ini kita memang mencari sosok calon wakil yang pas bukan dipakai sekadar untuk pasang pasangan," kata Sholeh yang berprovesi advokat ini.

Dalam meraih dukungan dan mendongkrak elaktabilitas, menurut Sholeh, keduanya akan saling berkontribusi untuk memenangkan perhelatan politik di Pilkada Surabaya yang akan digelar pada 23 September 2020.

"Maka ketemulah nama Taufik Hidayat yang selama ini tidak asing, sudah saya kenal sejak dulu ketika sama–sama menjadi mahasiswa," ujarnya.

Taufik Hidayat atau di kalangan seniman akrab disapa Taufik Monyong ini bukan sebuah kebetulan. Ia menambahkan dipertarungan Pilkada 2020 lawannya memang cukup berat karena pasangan calon yang diusung dari partai politik.

"Untuk lawan partai politik, tentu butuh sebuah tokoh yang layak jual, saya dengan cak Taufik juga sama-sama bukan orang hebat di Surabaya," katanya.

Sholeh yakin pasangan duet ini akan lebih dahsyat gerakannya dibanding tokoh-tokoh lain yang telah dimunculkan dan didengung-dengungkan selama ini sebagai Cawali Surabaya pengganti Tri Rismaharini.

"Artinya sampai hari ini tidak ada calon yang dominan 80 persen menang tidak, semua peluangnya sama," katanya.

Setelah deklarasi, kata dia, pihaknya dalam waktu akan menyelesaikan persyaratan sebagai cawali dan cawawali Surabaya dengan mengumpulkan 138.500 KTP. Saat ini, Sholeh mengaku sudah mengumpulkan 90 ribu KTP.

"Nanti kita akan bikin kegiatan semacam stan di mal dan jalan raya yang ingin menyerahkan KTP dan dibuatkan form," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
surabaya

Sumber : Antara

Editor : Miftahul Ulum
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup