BPF Malang Kejar Transaksi 200.000 Lot

PT Bestprofit Futures (BPF) Malang mengejar transaksi 200.000 lot sampai akhir 2019 yang berarti tumbuh 50% secara tahunan.
Choirul Anam
Choirul Anam - Bisnis.com 08 Oktober 2019  |  20:37 WIB

Bisnis.com, MALANG - PT Bestprofit Futures (BPF) Malang mengejar transaksi 200.000 lot sampai akhir 2019 yang berarti tumbuh 50% secara tahunan.

Andri, Pimpinan Cabang BPF Malang, mengatakan sampai dengan akhir triwulan III/2019 realisasi transaksi perdagangan berjangka komoditas di perusahaan tersebut sudah mencapai 85% dari target volume transaksi 200.000 lot sampai akhir tahun.

“Pada September 2019, pertumbuhannya transaksi paling besar mencapai 70% secara tahunan,” ujarnya di sela-sela sosialisasi tentang Wakil Pialang Berjangka di STIE Malangkucewara Malang, Selasa (8/10/2019).

Secara proporsional, nasabah paling banyak bertransaksi emas   90%, selanjutnya indeks saham Nikkei dan Hang Seng 7%, dan sisanya mata uang asing.
Terkait dengan dengan tren menaiknya angka transaksi perdagangan berjangka komoditas di BPF Malang, kata dia, karena masyarakat semakin memahami manfaat bertransaksi perdagangan berjangka.

Hal itu bisa terjadi karena peran dari wakil pialang berjangka yang profesional. Mereka mampu menjelaskan dengan baik terkait perdagangan berjangka dengan baik terkait keuntungan dan risikonya.

"Di BPF Malang, kami memiliki 14 wakil pialang berjangka dan sampai akhir tahun diharapkan bisa bertambah menjadi 20 orang," ucapnya.

Peran wakil pialang berjangka dalam upaya mendongkrak volume transaksi perdagangan berjangka di BPF Malang, kata dia, sangat besar. Hal itu terjadi karena mereka berperan dalam memberikan edukasi dan sosialisasi pada masyarakat sebagai calon potensial nasabah, juga mendampingi nasabah yang bertransaksi.

Untuk itulah, ujar dia, BPF memperkenalkan profesi Wakil Pialang Berjangka kepada mahasiswa STIE Malangkucecwara.

Kegiatan ini merupakan rangkaian dari program Futures Trading Learning Center yang ditandatangani antara PT. Bestprofit Futures, PT. Kliring Berjangka Indonesia (Persero) dan PT. Bursa Berjangka Jakarta bersama STIE Malangkucecwara pada 18 Juni 2019 lalu.

FTLC adalah pusat kegiatan ilmiah, informasi dan sosialisasi tentang Perdagangan Berjangka Komoditas, serta forum untuk pengembangan kewirausahaan dan profesionalisme bagi siswa dan pengajar di lingkungan kampus.

Saat ini total terdapat 24 kampus yang memiliki FTLC dan STIE Malangkucecwara adalah mitra kedua untuk BPF setelah Universitas Tanjungpura di Pontianak.

Andri mengatakan bahwa umumnya, para pencari kerja sering menghindari profesi marketing, atau dianggap sebagai pilihan terakhir ketika semua celah tertutup. Padahal, profesi inilah yang menjanjikan untuk menghasilkan banyak uang dan peningkatan karir lebih cepat.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
reksa dana

Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup