Pemprov Jatim Sinergikan UMKM Perikanan Jember

Provinsi Jawa Timur mendorong peningkatan kinerja usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) berbasis perikanan di Kabupaten Jember melalui sinergi antara nelayan/pembudidaya ikan, kelompok pengolah dan pemasar (poklahsar), perbankan hingga ritel.
Peni Widarti
Peni Widarti - Bisnis.com 25 Juli 2019  |  19:20 WIB

Bisnis.com, SURABAYA – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Jawa Timur mendorong peningkatan kinerja usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) berbasis perikanan di Kabupaten Jember melalui sinergi antara nelayan/pembudidaya ikan, kelompok pengolah dan pemasar (poklahsar), perbankan hingga ritel.

Subekti, Kepala Seksi Usaha dan Investasi Bidang Pengolahan dan Pemasaran Produk Kelautan dan Perikanan (P3KP), DKP Jatim mengatakan Jember memiliki potensi hasil ikan yang besar sehingga perlu upaya untuk memanfaatkan hasil laut maupun budidaya.

Di samping itu, Jember juga memiliki sedikitnya 17 poklahsar dengan rerata jumlah anggota 10 – 20 orang/kelompok, yang membutuhkan dukungan dan sinergi dari pemerintah.

“Kami ingin mendukung UMKM di Jember ini dengan memfasilitasi proses kemitraan dari hulu sampai hilir seperti nelayan sebagai penyedia bahan baku, pelaku usaha pengolahan ikan, penyedia cold storage hingga pelaku distribusi dan pemasaran,” katanya dalam rilis, Kamis (25/7/2019).

Dia menjelaskan, sinergi industri perikanan tersebut dituangkan dalam penandatangan MoU yang dilakukan antara poklahsar dengan suplier ikan segar, dengan Politeknik Negeri Jember selaku pemilik cold storage, toko oleh-oleh dan juga supermarket seperti Transmart Jember selaku pihak ritel yang memasaran produk.

“Saat musim panen ikan di Jember, mereka mengalami kelebihan pasokan sehingga dibutuhkan cold storage untuk menyimpan ikan agar lebih awet. Untuk itu kami menggandeng Polteknik Negeri Jember yang punya cold storage supaya bisa memfasilitasi pada UMKM ini,” jelasnya.

Subekti menambahkan, untuk mendorong UMKM berbasis ikan di Jember ini, Dinas Kelautan dan Perikanan Jatim juga telah menggelar sosialisasi kemitraan dan akses permodalan komoditas produk olahan ikan tuna dan lele di Jember pada 25 Juli 2019.

“Kegiatan sosialisasi kali ini menyasar pelaku usaha pengolahan ikan tuna dan ikan lele karena memang kedua jenis ikan tersebut saat ini menjadi produk andalan Kabupaten Jember, misalnya abon ikan lele,” ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
perikanan, jember

Editor : Rustam Agus
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup