Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Panglima TNI Meninjau Latihan Perang di Lumajang

Latihan Angkasa Yudha 2019 adalah kegiatan yang bertujuan untuk menampilkan kekuatan dan kemampuan daya gempur udara sebagai wujud kesiap-siagaan operasional satuan TNI AU.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 24 Juli 2019  |  20:30 WIB
Prajurit Paskhas TNI AU melakukan penerjunan tempur dari pesawat Hercules C-130 saat demo penembakan udara (Fire Power Demo) di Air Weapon Range Pandanwangi, Lumajang, Jawa Timur, Rabu (24/7/2019). Fire Power Demo itu merupakan rangkaian dari puncak latihan tempur Angkasa Yudha 2019 yang digelar TNI AU. - Antara/Seno
Prajurit Paskhas TNI AU melakukan penerjunan tempur dari pesawat Hercules C-130 saat demo penembakan udara (Fire Power Demo) di Air Weapon Range Pandanwangi, Lumajang, Jawa Timur, Rabu (24/7/2019). Fire Power Demo itu merupakan rangkaian dari puncak latihan tempur Angkasa Yudha 2019 yang digelar TNI AU. - Antara/Seno

Bisnis.com, JAKARTA — Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto didampingi Kasau Marsekal TNI Yuyu Sutisna dan Pangkostrad Letjen TNI Besar Harto Karyawan meninjau puncak Latihan Angkasa Yudha 2019 TNI Angkatan Udara di Pandanwangi, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Rabu (24/7/2019).

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, mengatakan bahwa Latihan Angkasa Yudha 2019 adalah kegiatan yang bertujuan untuk menampilkan kekuatan dan kemampuan daya gempur udara sebagai wujud kesiap-siagaan operasional satuan TNI AU.

Angkasa Yudha Tahun 2019 pada hakikatnya merupakan puncak dari berbagai latihan Komando Utama (Kotama) TNI AU.

"Fire Power Demo adalah rangkaian kegiatan yang dilaksanakan dalam Tajuk Angkasa Yudha 2019 adalah bagian dari akumulasi latihan secara bertahap, bertingkat dan berlanjut. Latihan angkasa Yudha 2019 dilaksanakan meliputi Latihan Posko, Manuver Lapangan dan Fire Power Demo," katanya dalam siaran persnya di Jakarta.

Prajurit Paskhas TNI AU melakukan pertempuran jarak dekat saat demo penembakan udara (Fire Power Demo) di Air Weapon Range Pandanwangi, Lumajang, Jawa Timur, Rabu (24/7/2019). Fire Power Demo itu merupakan rangkaian dari puncak latihan tempur Angkasa Yudha 2019 yang digelar TNI AU./Antara-Seno

Panglima TNI juga mengatakan bahwa skenario dalam kegiatan ini semua diarahkan dalam rangka uji doktrin Swa Bhuwana Paksa yang sebentar lagi akan ditandatangani oleh Kepala Staf Angkatan Udara.

"Ada beberapa manuver tadi yang baru saja kita saksikan adalah bagian dari uji doktrin tersebut," ucapnya.

Latihan Angkasa Yudha baik dari pasukan darat dan pasukan udara yang terdiri dari pesawat tempur, pesawat angkut dan pesawat helikopter termasuk pasukan darat dalam melakukan manuver penembakan serta para fighter melakukan penembakan dari udara, seluruh target 98 persen hancur.

"Artinya bahwa prajurit TNI Angkatan Udara telah memiliki profesionalisme yang tinggi dan mampu mengoperasikan seluruh Alutsista yang dimiliki," ujarnya.

Latihan Angkasa Yudha merupakan latihan puncak TNI AU, sebagai akumulasi dari berbagai latihan yang dilaksanakan secara bertahap, bertingkat dan berlanjut.

Latihan ini bertujuan untuk menguji tingkat kesiapan operasional satuan-satuan di jajaran TNI AU mulai dari tingkat Kotama Operasi sampai dengan satuan setingkat Lanud dan Skadron dengan berbagai unsur kekuatannya.

Dalam skenario puncak latihan kali ini, TNI AU menggelar Fire Power Demo atau demo penembakan udara di Air Weapon Range (AWR).

"Fire Power Demo" merupakan demo penembakan dilakukan secara langsung yang diikuti oleh sejumlah Alutsista milik TNI AU antara lain 42 pesawat tempur, 12 pesawat angkut, lima helikopter, dan dua pesawat intai serta lebih dari 2.000 prajurit TNI AU terlibat dalam demo penembakan udara ini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tni

Sumber : Antara

Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top