Lebaran, Permintaan Cabai di Jatim Bakal Naik 50%

Permintaan cabai merah besar di Jawa Timur pada momen Ramadhan dan Lebaran tahun ini bakal naik sampai 50% sehingga diperkirakan dapat mengerek harga.
Peni Widarti
Peni Widarti - Bisnis.com 13 Mei 2019  |  20:42 WIB
Lebaran, Permintaan Cabai di Jatim Bakal Naik 50%
Pedagang cabai di sebuah pasar tradisional - Bloomberg/Dimas Ardian

Bisnis.com, SURABAYA – Permintaan cabai merah besar di Jawa Timur pada momen Ramadhan dan Lebaran tahun ini bakal naik sampai 50% sehingga diperkirakan dapat mengerek harga.

Wakil Ketua Asosiasi Agribisnis Cabai Indonesia – Jawa Timur, Nanang Triatmoko mengatakan adanya kenaikan harga cabai merah besar tersebut disebabkan oleh semakin sedikitnya pasokan dari petani, sedangkan permintaan akan meningkat.

“Selama dua bulan terakhir harga cabai merah di tingkat petani sudah merangkak sampai Rp20.000 – Rp23.000/kg dan itu sudah naik dua kali lipat dari Maret lalu yang hanya Rp12.000/kg.  Estimasi kami, pada H-5 Lebaran bisa tembus Rp25.000 – Rp30.000/kg,” jelasnya kepada Bisnis, Senin (13/5/2019).

Dia mengatakan saat ini tidak semua sentra cabai sedang panen, alias hanya daerah tertentu seperti Malang, Banyuwangi, Bojonegoro dan Lumajang. Sedangkan pasokan cabai merah besar di sentra cabai Jatim lainnya seperti Kediri, Gresik, dan Surabaya kini sudah habis.

“Kalau sekarang ini yang sedang banyak pasokannya ada di wilayah Jawa Tengah karena sedang panen raya. Nanti panen raya akan disusul oleh petani Jember tapi itu estimasinya masih Agustus sehingga tidak bisa diandalkan untuk kebutuhan Lebaran,” ujarnya.

Menurutnya, sejumlah daerah yang sudah tidak berproduksi tersebut memang memiliki masa panen yang lebih singkat akibat adanya curah hujan yang tinggi, sehingga tanaman pun rentan terserang penyakit. Produksi cabai merah besar pada April lalu pun sudah mengalami penurunan sampai 40% jika dibandingkan Maret 2019.

Adapun daerah di Jatim yang siap untuk memasok cabai merah besar untuk kebutuhan Lebaran nanti adalah Banyuwangi dengan potensi panen seluas 400 ha dan tingkat produktivitas 10 ton/ha, disusul wilayah Bojonegoro dengan luas panen 50 ha – 100 ha, Lumajang dengan potensi panen 50 ha, serta Malang seluas 75 ha.

 “Selama ini kebutuhan cabai merah besar untuk Jatim itu hanya 30% dari total produksi, sedangkan 70% nya untuk memasok kebutuhan pasar di Jakarta,” imbuhnya.

Meski pasokan cabai merah besar berkurang, tambah Nanang, saat ini pasokan untuk cabai merah kecil di Jatim justru melimpah sehingga harganya pun cukup murah hanya Rp6.000/kg di tingkat petani.

“Sentra produksi cabai kecil yang saat ini sedang panen ada di Blitar, Tuban dan Lamongan. Kalaupun nanti saat mendekati Hari Raya, harga cabai merah kecil naiknya sedikit sekali,” imbuhnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
jatim, cabai, lebaran

Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup