BI Jatim Fasilitasi Pemasaran Produk UMKM Ke Jepang

Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Jawa Timur memfasilitasi pemasaran produk UMKM ke Jepang melalui kerja sama IJB-Net (Indonesia-Japan Business Network).
Peni Widarti
Peni Widarti - Bisnis.com 30 April 2019  |  23:47 WIB

Bisnis.com, SURABAYA - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Jawa Timur memfasilitasi pemasaran produk UMKM ke Jepang melalui kerja sama IJB-Net (Indonesia-Japan Business Network).

Kepala Perwakilan BI Jawa Timur Difi Ahmad Johansyah mengatakan sebelumnya BI telah mendorong produk UMKM Jatim untuk bisa ekspor ke Malaysia dan Singapura melalui kerja sama.

"Produk Jatim yang sudah tembus sampai ke Malaysia ini misalnya seperti bumbu pecel, beragam jenis keripik buah dan sayur," katanya dalam rilis, Selasa (30/4/2019).

Dia mengatakan bahwa dalam kerja sama dengan Jepang ini, BI akan mendorong UMKM Jatim yakni produk hasil peternakan seperti daging segar dengan kualitas premium.

Menurutnya, potensi sektor peternakan Jatim cukup besar, dan BI sendiri memiliki program 1.000 ekor sapi dari hasil inseminasi buatan (IB) yang digarap oleh 20 kelompok peternakan di Tuban.

Dia mengakui persyaratan ekspor ke Jepang lebih ketat dibandingkan ke Singapura. Namun, jika sudah berhasil masuk Jepang dipastikan pelaku usaha lebih mudah untuk masuk ke pasar Asia Tenggara.

Difi menambahkan saat ini BI memilih 40 UMKM Jatim yang memenuhi kriteria pasar Jepang. Setidaknya nanti akan ada 10-20 persen di antaranya yang bisa berhasil masuk ke pasar Jepang.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bank indonesia

Editor : Akhirul Anwar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup