Perebutan Pasar LMPV Jatim Mulai Sengit

Sejumlah pabrikan mobil sejak awal tahun mulai meluncurkan produk baru maupun varian baru kelas Low Multi Purpose Vehicle (L-MPV) yang cukup diminati pasar segmen menengah dengan kapasitas 7-seater yang sesuai karakter keluarga di Indonesia.
Peni Widarti
Peni Widarti - Bisnis.com 28 Februari 2019  |  20:27 WIB
Perebutan Pasar LMPV Jatim Mulai Sengit
Presiden Direktur PT Nissan Motor Indonesia, Isao Sekiguchi (kanan) saat diwawancarai seusai peluncuran All New Nissan Livina dan All New Nissan Serena di Pakuwon Mall Surabaya, Kamis (28/2 - 2019).

Bisnis.com, SURABAYA - Sejumlah pabrikan mobil sejak awal tahun mulai meluncurkan produk baru maupun varian baru kelas Low Multi Purpose Vehicle (L-MPV) yang cukup diminati pasar segmen menengah dengan kapasitas 7-seater yang sesuai karakter keluarga di Indonesia.

Presiden Direktur PT Nissan Motor Indonesia, Isao Sekiguchi mengatakan melihat tren model LMPV yang lebih besar dan gagah, membuat Nissan perlu membuat model yang diinginkan pasar, sehingga hadirlah varian baru All New Nissan Livina.

"Sejak 2007 Nissan belum pernah merombak total mobil Livina ini. Dengan hadirnya varian dan teknologi baru Livina sekarang ini diharapkan bisa meningkatkan penjualan Nissan yang sempat menyusut," katanya seusai peluncuran All New Nissan Livina di Surabaya, Kamis (28/2/2019).

Dia mengatakan selama ini Livina menjadi menjadi backbone penjualan Nissan di Indonesia, tak terkecuali di Jawa Timur. Hanya saja, Nissan enggan membeberkan total penjualan Livina di Indonesia sejak pertama kali hadir.

"Persaingan pasar di kelas LMPV ini memang sangat ketat sekali, karena memang pasarnya sangat besar, tapi kami yakin bisa mengembalikan kejayaan Livina dengan model baru ini," katanya.

Data wholesales Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menyebutkan, pengiriman Grand Livina dari pabrik ke diler pada 2015 mencapai 8.282 unit.

Pada 2016 tercatat turun menjadi 5.309 unit, dan pada 2017 penjualannya meningkat tipis menjadi 6.204 unit, dan pada 2018 kembali anjlok menjadi hanya 2.437 unit.

Untuk merebut pasar di segmen LMPV ini, Nissan menyebutkan telah menggunakan basis body Mitsubishi Xpander yang tahun lalu laris manis dibeli konsumen.

Namun, kata Sekiguchi, All New Livina tidak meninggalkan karakter dan identitas terdahulu.

Dalam kesempatan yang berbeda, Marketing and After Sales Service Director Honda Surabaya Center (HSC), Wendy Miharja mengatakan segmen LMPV masih sangat seksi untuk digarap.

Hal itu yang membuat Honda harus mengeluarkan varian baru sebagai penyegaran, seperti All New Honda Mobilio yang Februari ini juga diluncurkan di Surabaya.

"Memang penjualan HSC tahun lalu itu ditopang oleh segmen, LCGC dan LMPV. Penjualan Brio mencapai 8.440 unit lalu Mobilio 5.208 unit, dan secara total sejak 2014 penjualan Mobilio tembus 37.000 unit," ungkapnya.

Untuk itu, lanjut Wendy, Honda perlu melakukan penyegaran model setidaknya untuk mempertahankan pangsa pasar. Meskipun tren pasar mobil di Jatim cukup stabil bisa tumbuh 8%, tapi mau tidak mau, harus berebut pasar di segmen LMPV.

Selain Honda dan Nissan, Toyota juga menjagokan produk LMPV nya All New Avanza dan Daihatsu dengan All New Xenia.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
jatim, Pasar Mobil

Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top