Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kemendikbud Pastikan Beli Rumah Pencipta Hymne Guru

Ahli waris menawarkan rumah tersebut dengan harga antara Rp3,5 juta hingga Rp4 juta per meter persegi.
Abdul Jalil
Abdul Jalil - Bisnis.com 28 Februari 2019  |  07:27 WIB
Perwakilan dari Kemendikbud (berkacamata) Desse Yussubrasta mendatangi rumah almarhum Sartono di Kota Madiun, Rabu (27/2/2019). - JIBI/Abdul Jalil
Perwakilan dari Kemendikbud (berkacamata) Desse Yussubrasta mendatangi rumah almarhum Sartono di Kota Madiun, Rabu (27/2/2019). - JIBI/Abdul Jalil

Bisnis.com, MADIUN – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akan membeli rumah pencipta lagu Hymne Guru, Sartono, yang ada di Jl. Halmahera No. 98 Kota Madiun. Rumah tersebut sebelumnya hendak dijual oleh ahli waris rumah tersebut.

Keseriusan Kemendikbud yang hendak membeli rumah pencipta lagu Hymne Guru itu ditunjukan dengan diutusnya perwakilan dari Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman Kemendikbud, Desse Yussubrasta, di rumah Sartono, Rabu (27/2/2019).

Direncanakan, rumah tersebut akan dialih fungsikan sebagai benda cagar budaya dan sebagai tempat sumber informasi seputar budaya dan tempat untuk mengenang pencipta Hymne Guru.

Desse menuturkan Kemendikbud akan membeli rumah Sartono tersebut. Namun, untuk harga pembelian masih dibahas. Ahli waris menawarkan rumah tersebut dengan harga antara Rp3,5 juta hingga Rp4 juta per meter persegi.

"Bangunan rumah ini nantinya akan jadi aset negara. Sekarang kan milik perseorangan. Nanti setelah dibeli akan jadi aset negara," kata dia kepada wartawan.

Dia menuturkan Sartono merupaka sosok yang dihormati dalam dunia pendidikan. Terlebih, almarhum telah menciptakan lagu Hymne Guru yang hingga kini dinyanyikan.

"Kami mendapat perintah langsung dari bapak menteri untuk menindaklanjuti persoalan mengenai rumah Pak Sartono ini," jelas Desse.

Istri Sartono, Damijati, yang menghuni rumah tersebut terlihat sumringah atas kepastian yang diberikan Kemendikbud. Dia berharap rencana pemerintah untuk membeli rumah tersebut segera direalisasikan.

"Saya berharap bisa segera dibeli. Saya senang dan merasa diopeni pemerintah," kata Damijati.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

guru kemendikbud

Sumber : JIBI/Solopos

Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top