Parenting : Kebahagiaan Kunci Suksesnya Tumbuh Kembang Anak

Psikolog Elizabeth Sentosa menegaskan, kebahagiaan seorang anak sangatlah berpengaruh terhadap suksesnya proses tumbuh kembang anak.
Arief Rahman | 28 November 2018 17:32 WIB
Dua pembicara dihadirkan di kegiatan Nestle LACTOGROW Grow To Happy Parenting Workshop di Banjarmasin - Arief Rahman

Bisnis.com, BANJARMASIN- Psikolog Elizabeth Sentosa menegaskan, kebahagiaan seorang anak sangatlah berpengaruh terhadap suksesnya proses tumbuh kembang anak.

Hal tersebut diungkapkannya disela kegiatan Nestle LACTOGROW Grow To Happy Parenting Workshop di Banjarmasin, Rabu (28/11/2018) di Kordinat Cafe Duta Mall Banjarmasin.

"Jangan menyepelekan kebahagiaan anak. Karena disinilah kunci utama agar kita bisa membuat tumbuh kembang anak menjadi baik agar di masa depan mereka bisa menjadi pribadi yang baik, berkualitas dan bermanfaat bagi masyarakat," tegasnya.

Menurut dia, kebahagiaan anak saat masa kanak-kanak memiliki pengaruh positif terhadap tumbuh kembang kognitif (proses belajar), nilai diri (self-esteem), social skill serta karakter anak saat dewasa. Begitu pun dengan tumbuh kembang aspek sosial-emosional, anak yang bahagia sejak kecil memiliki peluang lebih besar untuk menjadi individu yang memiliki emosi positif dan memilik kepuasan hidup yang tinggi di masa dewasa kelak. 

"Kebahagiaan masa kanak-kanak telah diakui sebagai sumber faktor paling berpengaruh terhadap kebahagiaan saat dewasa dibandingkan dengan sumber kebahagiaan lain seperti keberhasilan akademik, jabatan pekerjaan ataupun kekayaan," tambahnya.

Karena itulah agar anak bisa tumbuh lebih bahagia, ia pun menyarankan kepada orang tua agar memberikan makanan tepat waktu dan bergizi, mendukung kompetisi anak, cukupi waktu tidur anak, memberikan cinta tanpa syarat kepada anak dan jadilah orang tua yang bahagia agar bisa menularkan kebahagiaan kepada pasangan dan anak.

"Lalu saat sedang bersama anak, usahakan agar tidak fokus terhadap jenis aktivitas tapi waktu kebersamaannya, kemudian tidak ada distraksi saat melakukan aktivitas bersama anak, melakukan eye to eye contact saat bersama anak dan buatlah anak merasa dirinya paling penting," ungkapnya. 

Sementara itu, Dokter Spesialis Anak Dr. dr. Ariani Dewi Widodo yang juga menjadi salah satu pembicara menambahkan, bahwa untuk mendukung kebahagiaannya, seorang anak juga harus mengkonsumsi zat gizi secara lengkap dan seimbang agar memiliki saluran pencernaan yang sehat, sehingga anak memiliki selera makan dan pola tidur yang baik yang dapat menunjangnya untuk tumbuh dan berkembang secara lebih bahagia dan optimal.

"Untuk membentuk saluran cerna yang sehat, keseimbangan mikrobiota usus harus dijaga. Diantaranya dengan mengkonsumsi makanan bernutrisi lengkap dan bervariasi, konsumsi makanan yang mengandung probiotik yang bermanfaat bagi kesehatan pencernaan dan menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh dengan melakukan olahraga secara teratur," jelasnya.

Di lain pihak, Brand Executive Nestle LACTOGROW Pramudita Sarastri mengatakan, agar si kecil tumbuh bahagia, dibutuhkan keselarasan antara nutrisi, stimulasi dan keterlibatan orang tua memupuk kondisi grow happy. 

Dengan peran orang tua yang semakin menantang saat ini, membuat Nestle LACTOGROW berupaya untuk membantu orang tua dengan menggelar workshop Grow Happy Parenting untuk berbagi informasi dan mengenai pola asuh anak serta tips memberkan nutrisi seimbang dan lengkap untuk tumbuh bahagia yang dapat diterapkan dengan mudah. 

"Melalui kampanye Grow Happy, Nestle LACTOGROW ingin membantu orang tua untuk bisa menerapkan kemampuan untuk membangun kebahagiaan dirinya sendiri agar bisa membagikan kebahagiaannya pada anak dan keluarga serta menyediakan nutrisi yang

optimal bagi anak-anak untuk tumbuh bahagia," pungkasnya.

Tag : banjarmasin, susu formula, parenting
Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top