Penerbangan Moskow-Denpasar Menjanjikan, Bali Bidik Wisman Eropa Timur

Bali mulai membidik kunjungan wisatawan mancanegara dari Eropa Timur pada 2019 pasca diberlakukan penerbangan langsung Rusia menuju Bali.
Ni Putu Eka WIratmini | 25 November 2018 13:53 WIB
Corak bodi pesawat Rossiya Airline. Dua maskapai Rusia, Rossiya Airlianes dan Eroflot, melayani rute penerbangan Denpasar/Moskow dengan jadwal 3 kali seminggu mulai 29 Oktober 2018. Foto: akun Facebook

Bisnis.com, DENPASAR – Bali mulai membidik kunjungan wisatawan mancanegara dari Eropa Timur pada 2019 pasca diberlakukan penerbangan langsung Rusia menuju Bali.

Kepala Dinas Pariwisata Bali Anak Agung Gde Yuniartha Putra mengatakan saat ini penerbangan langsung Rusia menuju Bali telah dilakukan sebanyak tiga dalam seminggu. Kondisi ini memungkinkan untuk bertambah jika semakin banyak wisatawan Rusia dan Eropa Timur yang datang ke Bali.

Dia mengharapkan rute penerbangan langsung Rusia-Bali dapat dilakukan hingga lima kali dalam seminggu.

Setidaknya, load factor rata-rata pesawat Rusia menuju Bali sebanyak 80%. Sebelum ada penerbangan langsung, jumlah kebangsaan Eropa Timur yang berlibur ke Bali ada sebanyak 178.000 wisman.

Sementara itu, hingga Januari-September 2018, jumlah kunjungan wisman Eropa telah sebanyak 1,085,397 orang. Angka ini adalah sebesar 23.36% dari total kebangsaan yang datang ke Bali pada periode tersebut.

“Saya sudah bicara dengan pihak terkait yang menangani penerbangan Rusia-Bali ini, dia melihat penerbangan tiga kali seminggu bagus, kemungkinan akan ditambah,” katanya kepada Bisnis, Minggu (25/11/2018).

Bali menarget jumlah kunjungan sebanyak 7 juta wisman pada 2019 atau meningkat 7% dari tahun sebelumnya. . Perhitungan Januari hingga September 2018, Bali telah kedatangan 4,647,040 wisman. Jumlah ini telah sebanyak 70% dari target 2018 yang sejumlah 6,5 juta wisman.

Menurutnya, kunjungan wisman Eropa Timur sangat menguntungkan bagi Bali karena memiliki length of stay yang cukup lama. Rata-rata lama menginap wisatawan di Bali selama ini adalah sebanyak 3,44 hari.

“Rusia ini akan menjadi jembatan untuk wisatawan Eropa Timur lainnya yang datang ke Bali,” katanya.

Dua maskapai besar Rusia, Aeroflot dan Rossiya Airlines, membuka rute penerbangan Denpasar-Moskow pergi pulang denga  jadwal tiga kali seminggu.

Tag : pariwisata bali
Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top