5 Remaja Surabaya Tertangkap Saat "Ngelem". Ternyata Lemnya Mengandung LSD

Salah satu tim petugas kesehatan dokter Tanti Melani mengungkap lem yang dihirup lima remaja Kota Surabaya, Jawa Timur mengandung zat adiktif berupa Lysergic Acid Diethylamide yang dapat menimbulkan halusinasi.
Newswire | 20 November 2018 09:17 WIB
Kebiasaan ngelem mengancam jiwa anak - Antara

Bisnis.com, SURABAYA - Fenomena "ngelem" di kalangan anak jalanan terjadi di sejumlah kota, salah satunya di Surabaya.

Lima orang anak yang diamankan Satpol PP diketahui dalam keadaan mabuk setelah mengisap lem. 

Salah satu tim petugas kesehatan dokter Tanti Melani mengungkap lem yang dihirup lima remaja Kota Surabaya, Jawa Timur mengandung zat adiktif berupa Lysergic Acid Diethylamide yang dapat menimbulkan halusinasi.

"Sesaat setelah menghirup lem penggunanya akan merasa fly'," kata dr. Tanti Melani di Surabaya, Selasa (20/11/2018).

Menurut dia, hal itu dikarenakan kandungan Lysergic Acid Diethilamide (LSD) atau Asam Lisergat Dietilamida yang ada dalam lem masuk melalui hidung dan akan mengubah pikiran, suasana hati, perasaan serta perilaku seseorang.

LSD merupakan jenis bahan kimia baru yang bersifat halusinogen. Bahan kimia atau obat ini, berbentuk seperti kertas dan biasanya lekat dengan istilah psikadelik.

Jika penggunaan zat adiktif tersebut terus dilakukan, lanjut dia, maka dalam jangka panjang, efeknya bisa menyebabkan gangguan dalam tubuh seperti depresi pernafasan, otak dan paru.

"Nanti efeknya itu juga bisa addict (kecanduan)," katanya.

Diketahui lima anak yang terjaring razia oleh Tim Odong-odong Satuan Polisi Pamong Praja (PP) Surabaya berumur sekitar 15-16 tahun berada dalam kondisi mabuk setelah "ngelem".

Mereka terjaring razia di Jalan Banyu Urip, Surabaya, Senin (19/11/2018).

Mendapati hal itu, petugas Satpol PP membawa anak-anak tersebut ke Kantor Satpol PP Surabaya untuk dilakukan pembinaan.

Sumber : Antara

Tag : surabaya
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Top