PENGEMBANGAN UKM : OECD Beri 8 Rekomendasi

JAKARTA — Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) memberikan delapan rekomendasi untuk pengembangan usaha kecil menengah di Indonesia.
M. Richard | 11 Oktober 2018 02:00 WIB

JAKARTA — Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) memberikan delapan rekomendasi untuk pengembangan usaha kecil menengah di Indonesia.

Sekjen OECD Angel Gurria memaparkan, UKM di Indonesia yang memiliki tenaga kerja kurang dari 20 orang mencapai 76,3% dari total UKM pada 2016.

“Angka tersebut lebih tinggi dari negara OECD lainnya. Jadi, kami berharap rekomendasi kebijakan kami dapat berguna,” katanya dalam siaran pers, Rabu (10/10).

Rekomendasi tersebut mencakup, pertama, menyusun basis data UKM Indonesia dengan menggunakan kriteria tenaga kerja sebagai landasan identifikasi.

Kedua, melakukan integrasi antarprogram UKM dalam rangka penyederhanaan kebijakan. Ketiga, meningkatkan dukungan pengembangan produktivitas UKM melalui peningkatan belanja pemerintah.

Keempat, meningkatan optimalisasi program kredit usaha rakyat (KUR) khususnya bagi peminjam perdana di daerah tertinggal. Kelima, melakukan pemantauan pinjaman kredit UKM.

Keenam, kerja sama antara lembaga inkubator bisnis dengan sektor swasta untuk mendorong pemanfaatan teknologi digital bagi UKM. Ketujuh, meningkatkan partisipasi UKM dalam rantai pasok global.

Kedelapan, mengamendemen UU No.23/2014 tentang Pemerintahan Daerah, terutama pada aturan mengenai pembagian tanggung jawab pemerintah pusat dan daerah dalam pengembangan UKM.

Dihubungi terpisah, Ketua Asosiasi UMKM Indonesia (Akumindo) Ikhsan Ingratubun mengatakan, rekomendasi OECD yang akan sangat membantu perkembangan UKM Indonesia, yakni tentang peningkatan belanja pemerintah yang mendukung produktivitas UKM dan amendemen UU Pemerintahan Daerah.

“Semuanya penting, tetapi dua poin ini akan menjadi kunci utama yang sangtat berpengaruh pada pengembangan UKM Indonesia,” katanya. (M. Richard)

Tag : umkm
Editor : Wike Dita Herlinda

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top