INKUBASI USAHA KECIL MENENGAH : Penyaluran Kredit UMKM BRI Malang Rp21,4 Triliun

MALANG — Realisasi penyaluran kredit UMKM di wilayah kerja Bank BRI Wilayah Malang sampai September 2018 mencapai Rp21,4 triliun atau tumbuh 13,8% dibandingkan dengan posisi pada akhir 2017.
k24 | 10 Oktober 2018 02:00 WIB

MALANG — Realisasi penyaluran kredit UMKM di wilayah kerja Bank BRI Wilayah Malang sampai September 2018 mencapai Rp21,4 triliun atau tumbuh 13,8% dibandingkan dengan posisi pada akhir 2017.

Kepala Desk Inkubator Bisnis Mikro dan Ritel BRI Djoko Purwanto optimistis realisasi kredit UMKM sampai akhir tahun ini bisa tembus dengan pertumbuhan 20%.

“Untuk memperbesar realisasi penyaluran kredit UMKM, maka skala usaha tersebut harus ditingkatkan. Ketika usahanya sudah berkembang, maka loyalitas UMKM pada Bank BRI akan tinggi, terutama untuk memperoleh pembiayaan,” katanya di sela-sela peluncuran BRIncubator di Malang, baru-baru ini.

Karena itulah, lanjut Djoko, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau Bank BRI meluncurkan program baru dalam pengembangan UMKM dengan pendekatan holistik beupa pelatihan dan pendampingan lewat program BRIncubator.

Dia mengatakan, melalui program tersebut, UMKM dibina dari berbagai aspek. Sisi kelemahan dari UMKM akan diurai dan dicari jalan keluarnya. Mereka diarahkan agar dapat mengakses pembiayaan pada lembaga jasa keuangan, terutama BRI.

“Jadi sisi yang lemah pada masing-masing UMKM didekati dan dibina oleh mentor dari kalangan ahli dan praktisi,” ucapnya.

Pendampingan tersebut terus dilakukan sampai UMKM bisa berkembang dan naik kelas, dari mikro menjadi kecil, kecil menengah, dan menengah menjadi besar.

Dalam pendampingan, UMKM diberikan aplikasi sehingga dapat berkomunikasi dengan mentor baik lewat live streaming maupun grup WA. Lewat aplikasi tersebut antarUMKM juga bisa saling menjalin komunikasi untuk mengatasi permasalahan masing-masing.

Karena dilaksanakan lembaga jasa keuangan, maka UMKM juga diarahkan menjadi bankable, setidaknya feasible untuk memperoleh pembiayaan dari Bank BRI.

Dengan terjadinya komunikasi yang intens antara Bank BRI dengan UMKM, maka penyaluran pembiayaan menjadi lebih mudah karena bank tersebut sudah mengetahui moral dari pemohon kredit serta kapasitas usahanya, di sisi lain UMKM juga mengetahui persyaratan untuk dapatg mengakses pembiayaan.

“Arahnya nanti diharapkan UMKM yang dibina Bank BRI lewat program BRIncubator dapat melakukan ekspor sehingga selain berdampak positif dalam mengembangkan usaha mereka, juga dapat memperkuat cadangan devisa nasional,” ucapnya.

Program tersebut didesain betul-betul praktis dengan tujuan yang jelas, sehingga Desember 2018 sudah diketahui hasilnya. Nantinya, dipilih 30 UMKM untuk program akselerasi dan tiga UMKM terbaik akan mendapatkan award untuk pengembangan usahanya.

Djoko mengakui, aspek terberat da­lam pengembangan UMKM terutama pa­da sisi pemasaran. Karena itulah, Bank BRI akan memanfaatkan na­sa­bahnya untuk ditautkan dengan UMKM agar terjadi kesepakatan bisnis. ^

Tag : umkm, kredit umkm
Editor : Roni Yunianto

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top