Bank Indonesia Percepat Penerapan DNDF

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengatakan secara ketentuan DNDF sudah berlaku, tapi secara teknis perlu ada persiapan dari sisi perbankan dan BI.
Hadijah Alaydrus | 05 Oktober 2018 14:33 WIB
Lembaran mata uang rupiah dan dolar AS diperlihatkan di salah satu jasa penukaran valuta asing di Jakarta, Senin (2/7/2018)./ANTARA FOTO - Puspa Perwitasari

Bisnis.com, JAKARTA -- Bank Indonesia akan mempercepat persiapan teknis Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF) agar dapat segera diterapkan mulai akhir bulan ini.
 
Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengatakan secara ketentuan DNDF sudah berlaku, tapi secara teknis perlu ada persiapan dari sisi perbankan dan BI.
 
"Itu yang terus dilakukan, kami percepat pelaksanaan operasional," ungkapnya, Jumat (5/10/2018). 
 
Perry menerangkan saat ini, perbankan tengah mempersiapkan dealing room, konvensi transaksi, manajemen risiko, treasury management, dan sistem Teknologi Informasi (TI).
 
Sebagai bentuk mitigasi risiko, perbankan domestik wajib menerapkan manajemen risiko sesuai aturan otoritas terkait, memberikan edukasi bagi nasabahm dan menerapkan prinsip-prinsip perlindungan konsumen. 
 
Transaksi DNDF ini telah dituangkan dalam Peraturan Bank Indonesia (PBI) No. 20/10/PBI/2018 tentang Transaksi Domestic Non-Deliverable Forward. 
 
Melalui penerbitan ketentuan ini, pelaku ekonomi yang memiliki risiko nilai tukar rupiah dapat melakukan transaksi DNDF untuk keperluan lindung nilai. Sebelum aturan ini diterbitkan, transaksi forward dilakukan melalui pemindahan dana pokok secara penuh. 
 
Dengan terbitnya ketentuan ini, pelaku pasar yang memiliki underlying transaksi tertentu dapat melakukan transaksi DNDF yaitu transaksi derivatif valuta asing terhadap rupiah yang standar (plain vanilla) berupa transaksi forward dengan mekanisme fixing yang dilakukan di pasar domestik. 
 
Mekanisme fixing adalah mekanisme penyelesaian transaksi tanpa pergerakan dana pokok dengan cara menghitung selisih antara kurs transaksi forward dan kurs acuan atau pada tanggal tertentu yang telah ditetapkan di dalam kontrak (fixing date). 
 
kurs acuannya menggunakan JISDOR untuk mata uang dolar AS terhadap rupiah dan Kurs Tengah Transaksi BI untuk mata uang non dolar AS terhadap rupiah. Penyelesaian transaksi DNDF tersebut wajib dilakukan dalam mata uang rupiah.

Tag : Gonjang Ganjing Rupiah, bank indonesia
Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top