Ganjar Dorong UMKM Jateng Tingkatkan Kualitas SDM 

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus berupaya meningkatkan kemampuan pelaku UMKM. Hal itu dimaksudkan agar usaha kecil mikro dan menengah di provinsi ini bisa berkembang dan berkompetisi secara internasional.
Alif Nazzala Rizqi | 04 Oktober 2018 14:25 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat memberikan paparan - Bisnis/Alif Nazzala Rizqi

Bisnis.com , SEMARANG - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus berupaya meningkatkan kemampuan pelaku UMKM.

Hal itu dimaksudkan agar usaha kecil mikro dan menengah di provinsi ini bisa berkembang dan berkompetisi secara internasional.

Peningkatan kapasitas antara lain dilakukan melalui pelatihan dan sertifikasi kompetensi bagi pelaku UMKM.  Tahun ini Pemprov akan melakukan sertifikasi atas 600 UMKM.

Adapun dari data yang dirilis Dinkop Jateng, UMKM binaan Provinsi Jawa Tengah telah mencapai 138.233 unit. Jumlah UMKM binaan tersebut naik 3,41% dari jumlah UMKM binaan Jateng hingga akhir 2017 yang berjumlah 133.679 unit.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan peningkatan SDM dan pengembangan teknik penjualan produk UMKM melalui e-commerce harus dilakukan. Oleh karena itu, pemerintah perlu memberikan bimbingan dan pendampingan. 

“Ini yang kita harapkan makin hari mereka akan punya kualitas yang nanti bisa berkompetisi secara dagang di dunia internasional, bahwa kami fight, kami mampu, kami bisa, dengan kualitas yang bagus dan harga terjangkau,” ujarnya usai membuka acara Cinta Indonesia Expo ke-7, digelar Kadin Jateng, Kamis (4/10/2018).

Ganjar mengatakan pameran-pameran produk UMKM ini bukan sebatas ajang promosi. Pameran menjadi bahan evaluasi untuk mengetahui sejauh mana produk itu diminati masyarakat. “Ini bisa menjadi re-assessment terhadap kualitas produk yang ada dan kualitas dalam berdagang. Kira-kira konsumen semakin meningkat, semakin tertarik atau tidak, sehingga tahu apa yang perlu diperbaiki,” terangnya. 

Dalam meningkatkan kualitas UMKM di Jateng, Ganjar mengatakan sudah terjalin kerja sama antartiga pihak yakni pengusaha, pemerintah dan perguruan tinggi.

Harapannya, hasil-hasil riset yang dilakukan dunia pendidikan juga bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas produk UMKM. Hal ini tentu akan berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. 

“Pengusaha juga berharap SMK-SMK di Jateng bisa menciptakan SDM yang bagus dengan kurikulum sesuai harapan para pengusaha, ini juga jadi upaya bersama,” tambahnya. 

Sementara itu, Ketua Panitia Hasan Abdullah Razaq mengatakan gelaran ini merupakan yang Ke-7. Pameran Produk Unggulan Asli Indonesia ini akan berlangsung pada 4 hingga 8 Oktober 2018. Terdapat 47 stand yang juga diikuti pelaku UMKM dari luar Provinsi Jawa Tengah. 

“Nilai transaksi pada pameran yang diselenggarakan tiap tahun terus meningkat, ada berbagai produk juga yang ditawarkan dari jamu sampai yang digital. Acara ini utamanya untuk mendorong agar konsumen lebih mencintai produk dalam negeri dan konsumen luar lebih memilih produk Indonesia karena memiliki keberagaman yang luar biasa dan kualitas yang tidak kalah,” ujarnya.

Tag : umkm, jateng, ganjar pranowo
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top