Pertemuan Tahunan IMF - World Bank: Manggarai Percantik 7 Lokasi Wisata di Labuan Bajo

Selain Bali, wilayah lain pun bebenah menyambut pertemuan tahunan dana moneter Internasional, IMF, dan Bank Dunia atau World Bank Group. 
Newswire | 02 Oktober 2018 09:09 WIB
Pemandangan di Pulau Padar, salah satu objek wisata unggulan di Labuan Bajo, selain Taman Nasional Komodo - M. Taufikul Basari

Bisnis.com, KUPANG - Selain Bali, wilayah lain pun bebenah menyambut pertemuan tahunan dana moneter Internasional, IMF, dan Bank Dunia atau World Bank Group. 

Dinas Pariwisata Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, menyiapkan tujuh destinasi wisata sebagai lokasi wisata delegasi IMF dan Bank Dunia saat berlibur di Labuan Bajo.

"Ada tujuh lokasi yang disiapkan sebagai lokasi wisata bagi para delegasi IMF dan Bank Dunia selama berlibur di Labuan Bajo. Tempat wisata yang dikunjungi itu merupakan lokasi wisata unggulan yang digandrungi wisatawan mancanegara," kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pariwisata, Kabupaten Manggarai Barat, Theresia Primadona Asmon ketika dihubungi Antara dari Kupang, Selasa (2/10/2018).

Ia mengatakan pemerintah bersama pelaku wisata telah menjual sejumlah paket wisata unggulan di Labuan Bajo melalui website IMF yang disiapkan Kementerian Pariwsata.

Tujuh lokasi wisata yang disiapkan bagi delegasi IMF dan Bank Dunia untuk berlibur setelah mengikuti pertemuan di Bali pada 8 hingga 14 Oktober 2018 di antaranya Taman Nasional Komodo, Rinca serta beberapa spot untuk skin diving dan snorkeling di perairan Labuan Bajo.

"Ada sekitar enam paket merupakan wisata laut yang nantinya menjadi tempat wisata delegasi IMF dan Bank Dunia selama berlibur di Labuan Bajo," tegasnya.

Theresia mengaku belum mengetahui secara persis jumlah delegasi IMF dan Bank Dunia yang berlibur ke Labuan Bajo, karena belum diinformasikan para agen wisata yang menjual paket wisata kepada delegasi IMF dan Bank Dunia.

"Kami belum mendapatkan data jumlah delegasi IMF dan Bank Dunia yang datang berlibur ke Labuan Bajo. Datanya belum disampaikan kepada kami. Kami berharap setelah mereka tiba di Indonesia jumlahnya sudah bisa diketahui,"ujarnya.

Kendati demikian pemerintah di ujung barat Pulau Flores itu telah melakukan berbagai persiapan pembenahan infrastruktur dan pelatihan peningkatan kapasitas bagi pelaku wisata dalam menghadapi kunjungan para delegasi IMF dan Bank Dunia ke Labuan Bajo.

"Pembenahan infrastruktur jalan menuju lokasi wisata termasuk dalam kota sedang gencar dilakukan pemerintah, sebagai tuan rumah tentu kami harus memberikan yang terbaik bagi para tamu negara itu," ujarnya.

Sumber : Antara

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top