JALAN & JEMBATAN : Kaltara Dapat Kucuran Rp638 Miliar

Kalimantan Utara yang berbatasan langsung dengan Malaysia mendapatkan kucuran dana sebesar Rp638 miliar dari APBN 2019 untuk pembangunan jalan dan jembatan.
Antara | 19 September 2018 02:00 WIB

NUNUKAN — Kalimantan Utara yang berbatasan langsung dengan Malaysia mendapatkan kucuran dana sebesar Rp638 miliar dari APBN 2019 untuk pembangunan jalan dan jembatan.

"Alhamdulillah, saya ucapkan terima kasih banyak kepada pemerintah pusat atas perhatian yang begitu besar kepada Kaltara," kata Gubernur Kaltara Irianto Lambrie melalui siaran pers, Selasa.

Anggaran yang dikucurkan pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Uumum dan Perumahan Rakyat bertujuan untuk melanjutkan program pembangunan tahun sebelumnya menggunakan APBN di wilayah perbatasan.

Besaran anggaran tersebut, kata gubernur, telah diinformasikan Rp638 miliar untuk mengakomodasi 12 kegiatan pembangunan jalan dan jembatan.

Pengucuran dana yang cukup besar ini merupakan komitmen pemerintah pusat agar infrastruktur jalan dan jembatan di wilayah perbatasan segera terwujud.

Irianto mengungkapkan bahwa pembangunan jalan dan jembatan di wilayah terosilir seperti perbatasan memang menjadi priotitas utama pemerintah pusat.

Tujuannya agar konektivitas wilayah terbuka sehingga mempermudah jalur logistik dan merangsang pusat pertumbuhan ekonomi baru.

Jalan perbatasan yang akan dibangun di Kaltara rencananya sepanjang 824 kilometer dengan target tersambung dan fungsional pada akhir 2019.

Hanya saja belum semuanya beraspal tetapi sebagian masih perkerasan agregat, dan perkerasan tanah.

Gubernur Kaltara menyebutkan bahwa saat ini masih ada 126 kilometer jalan di daerahnya yang belum tembus dan diperkirakan tuntas pada 2019.

PERBATASAN

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengatakan pemerintah akan terus melanjutkan pembangunan infrastruktur di kawasan perbatasan.

"Pembangunan infrastruktur kawasan perbatasan akan terus dilanjutkan sehingga memberikan dampak positif bagi kawasan perbatasan," katanya di Atambua, NTT, Selasa (18/9).

Sejumlah infrastruktur yang akan terus dibangun, mulai dari jalan, sarana telekomunikasi, kesehatan, pendidikan, terminal, pasar, transportasi laut, serta kebutuhan pengamanan untuk Polri dan TNI.

Menurutnya kawasan perbatasan secara fisik harus terlihat baik. Namun, di samping itu juga sumber daya manusa serta sarana prasarana harus juga mendukung.

"Wajah perbatasan harus baik secara fisik dan juga sumber daya manusia dan sarana lainnya," ujarnya.

Pemerintah pusat, lanjut Tjahjo, selalu memperhatikan berbagai kebutuhan warga perbatasan dengan didukung oleh perhatian dari pemerintah daerah juga. (Antara)

Tag : ntt, kaltara
Editor : Zufrizal

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top