Telkomsel Sumatra Gencar Dorong Pelanggan Migrasi ke 4G

Oleh: Arif Gunawan 09 November 2018 | 18:00 WIB

Bisnis.com, PEKANBARU -- Dua bulan kedepan, Telkomsel wilayah Sumatra berharap akan 'lahir' 45.000 Hotman Paris baru di Pulau Andalas, yaitu pelanggan yang tidak hanya memakai layanan voice dan SMS, tetapi juga memanfaatkan teknologi broadband generasi keempat atau 4G dari anak usaha Telkom (Persero) Tbk itu.

Hotman Paris digunakan sebagai contoh, karena awalnya pengacara kondang itu memilih untuk memakai telepon seluler biasa generasi 2G, dan membeli serta menyimpan sebanyak 46 unit ponsel sejenis.

Namun kini dia sudah akrab dengan layanan internet 4G, dan eksis di media sosial Instagram dengan 1,8 juta pengikut sejak akunnya dibuat Oktober 2017 lalu.

"Dia beli sampai 46 unit karena takut hp itu tidak diproduksi lagi nanti kalau rusak, tapi setelah itu anaknya mengajari pakai Instagram," kata GM Sales and Marketing Management Sumatra Telkomsel Jackson Sihombing saat peluncuran program bundling Telkomsel TAU Lite6 di Pekanbaru, baru-baru ini.

Telkomsel saat ini tengah gencar mendorong migrasi pelanggan ke layanan 4G, khususnya yang masih menggunakan ponsel 2G dan hanya memakai layanan suara dan pesan singkat. Dari data pihaknya, tercatat sekitar 35% pelanggan Telkomsel Sumatra masih menggunakan layanan 2G.

Padahal saat ini operator seluler pelat merah itu, sudah mengoperasikan jaringan 4G sampai ke level kecamatan, termasuk di wilayah perbatasan, seperti Natuna dan Anambas, Kepulauan Riau.

Tentu hal ini menjadi perhatian Telkomsel, untuk mendorong minat masyarakat melakukan migrasi atau pindah dari layanan 2G ke 4G, dengan menyiapkan sejumlah program seperti TAU Lite6 dan menawarkan bundling ponsel 4G yang harganya terjangkau, mulai Rp800.000.

Paket TAU Lite6 ini menawarkan paket data sebesar 6GB sebulan kepada pelanggan, hanya dengan membayar Rp10. Selama setahun penuh, pelanggan akan mendapatkan total data internet sebesar 72GB, dan syaratnya hanya mengisi ulang pulsa Rp50.000 setiap bulan. Lalu untuk paket bundling ponsel 4G harga terjangkau, Telkomsel menggandeng pabrikan Advan, Vivo, Samsung dan lainnya.

Karena itu dalam dua bulan kedepan atau sampai akhir Desember tahun ini, ditargetkan ada sekitar 45.000 pelanggan Telkomsel wilayah Sumatra akan melakukan migrasi dari jaringan 2G ke 4G.

GM Sales Sumbagteng Telkomsel Ihsan menjelaskan secara teknisnya, pelanggan  terpilih akan mendapatkan pesan singkat, yang menjelaskan prosedur menukar kartu SIM 2G ke kartu USIM atau 4G, serta lokasi penukaran dan penawaran device di outlet yang bekerja sama.

Telkomsel sudah menyiapkan sebanyak 255 mitra outlet, yang tersebar di 87 kota se Sumatra sehingga pelanggan yang terpilih bisa menukarkan kartunya serta membeli ponsel 4G baru, di lokasi terdekat dari tempat tinggalnya.

Tujuan dari program migrasi ini menurut VP Sales and Marketing Sumatra Telkomsel Erwin Tanjung yaitu karena masih banyaknya pengguna jaringan 2G di Sumatra bila dibandingkan daerah lain di Tanah Air.

"Tidak hanya masih pakai jaringan 2G, ada juga yang sudah pakai hp 4G tapi kartunya belum ditukar ke 4G, atau tidak mengaktifkan layanan broadband karena belum memahami produknya, ini yang menjadi perhatian kami," kata Erwin.

Selain itu ada juga kesalahpahaman masyarakat bahwa teknologi 4G itu berarti jaringan atau sinyal lebih kuat untuk voice, padahal yang disiapkan dari layanan itu adalah kecepatan jaringan untuk data internet.

Untuk itulah Telkomsel memberikan penawaran menarik sekaligus terjangkau, dengan harapan dapat mengedukasi  pelanggan tentang manfaat layanan 4G di kehidupan sehari-hari, dan menjadi Hotman Paris 'baru' kedepannya nanti.

Editor: Rustam Agus

Berita Terkini Lainnya