EKSPANSI PEMBIAYAAN : Gadai Swasta Targetkan Rp500 Miliar

Oleh: Reni Lestari 09 November 2018 | 02:00 WIB

JAKARTA — Industri pergadaian menargetkan dapat mendongkrak penyaluran pembiayaan hingga Rp500 miliar hingga akhir tahun ini, didorong oleh terus bertambahnya pemain baru.

Berdasarkan data statistik OJK tentang pergadaian, total penyaluran pembiayaan gadai swasta per Agustus 2018 senilai Rp241 miliar. Angka tersebut turun 42,20% dibandingkan periode yang sama tahun lalu senilai Rp417 miliar.

Ketua Umum Perkumpulan Perusahaan Gadai Indonesia (PPGI) Harianto Widodo mengatakan, penambahan pelaku usaha diharapkan dapat kembali mendogkrak penyaluran pembiayaan yang sempat merosot pada awal tahun.

"Saya lihat penyaluran pembiayaan gadai swasta masih akan di sekitar Rp400 miliar sampai Rp500 miliar [sampai akhir tahun], itu sudah bagus ya," kata Harianto kepada Bisnis, belum lama ini.

Harianto sebelumnya mengatakan penurunan jumlah penyaluran pembiayaan tersebut bukan disebabkan merosotnya produk gadai, tetapi layanan keuangan lain yang disediakan oleh perusahaan gadai swasta.

Sementara itu, hingga Oktober 2018 terdapat 58 pergadaian swasta yang telah mengantongi izin dan terdaftar. Jumlah tersebut meliputi 17 pergadaian swasta berizin dan 41 lainnya mengantongi surat tanda terdaftar.

Harianto menekankan, di masa-masa awal pengaturan industri pergadaian ini, disrupsi oleh pelaku bisnis teknologi finansial atau tekfin tak bisa dinafikan. Karenanya dia mendorong anggota asosiasi untuk lebih kreatif dalam mengembangkan pasar.

"Pelaku gadai swasta di daerah harus pandai-pandai mencari pangsa pasar yang spesifik. Misalnya masyarakat kan tidak semua well-literate terhadap transaksi digital. Tetapi bahwa potensi tertekan oleh persiangan yang semakin ketat ini, rasanya iya, transaksi gadai stagnan," jelasnya.

Di sisi lain, pelaku usaha gadai swasta juga perlu berkolaborasi dengan pelaku ekonomi digital, termasuk industri tekfin dan e-commerce. (Reni Lestari)

Editor: Farodlilah Muqoddam

Berita Terkini Lainnya