2019, Kunjungan Turis RI ke Nagano Jepang Ditargetkan Naik 3 Kali Lipat

Oleh: M. Richard 08 November 2018 | 17:13 WIB
2019, Kunjungan Turis RI ke Nagano Jepang Ditargetkan Naik 3 Kali Lipat
Seorang anak tersenyum gembira saat ikut dalam Tarian Sisingaan di Festival Indonesia di Hibiya Park, Tokyo, Sabtu (28/7/2018). /Bisnis.com-Fatkhul Maskur

Bisnis.com, JAKARTA -- Kunjungan wisatawan Indonesia ke Nagano, Jepang diharapkan dapat naik tiga kali lipat pada 2019.

Managerial Staff International Tourism Promotion Division Yu Yamagishi mengatakan kunjungan wisatawan Indonesia ke Nagano sudah mulai meningkat, yakni pada 2016, 2017 dan 2018 masing-masing mencapai 19.000 kunjungan, 29.000 kunjungan, dan 27.000 kunjungan.

"Untuk tahun depan kami optimistis kunjungan akan bisa meningkat hingga tiga kali lipat," katanya, Kamis (8/11/2018).

Yu menjelaskan, pada 2018 tren kunjungan terlihat menurun. Namun, hal tersebut lebih disebabkan oleh kurangnya promosi yang dilakukan.

"Kami biasanya rutin melakukan bussiness meeting, tetapi tahun kemarin tidak kami lakukan, karena itu kunjungannya turun," jelasnya.

Meski demikian, dia mengatakan, target kunjungan tiga kali lipat tahun depan adalah hal yang dimungkinkan bagi Nagano. Pasalnya, banyak wisatawan Indonesia yang datang ke Jepang berulang kali, dan mengunjungi kota selain Tokyo.

Selain itu, dia menjelaskan pertumbuhan kunjungan ke Nagano juga akan didorong dari semakin meningkatkan kunjungan wisatawan Indonesia ke Jepang, yang tahun lalu mencapai 30% menjadi sekitar 400.000 kunjungan. Kunjungan diharapkan akan tetap naik signifikan pada 2018 dan 2019 mendatang.

Yu menjelaskan, pelaku industri pariwisata Nagano juga telah banyak menyediakan jasa akomodasi dengan harga yang lebih terjangkau. Hal tersebut akan membantu peningkatan kunjungan wisatawan kelas menengah Indonesia.

"Rata-rata wisatawan Indonesia menghabiskan sekitar Rp20 juta, tetapi itu masih bisa lebih murah karena banyak sekali promo penerbangan, hotel dan lain-lain," jelasnya.

Yu mengatakan, Nagano juga berharap peningkatan dari wisatawan muslim Indonesia. "Beberapa tahun terakhir kami juga telah mencoba menciptakan akomodasi-akomodasi yang ramah untuk wisatawan muslim," katanya.

Selain itu, ucapnya, peningkatan kunjungan akan sangat dibantu oleh daya tarik keindahan alam di Nagano pada April tahun depan. Pasalnya, pada waktu itu sakura-sakura akan bermekaran, dan es di Pegunungan Alpen Tateyama Kurobe masih belum mencair.

"Banyak pemandangan dan banyak aktifitas yang bisa dilakukan wisatawan di Nagano pada April itu," tuturnya.

Yu mengatakan, pihaknya tidak melihat banyak kendala yang menghambat kunjungan tersebut. Meski, Indonesia memiliki isu pelemahan nilai tukar mata uang dan pelemahan daya beli, peningkatan kunjungan 3 kali lipat masih wajar untuk dicapai.

"Maka dari itu kami melakukan promosi, kami harap sebanyak-banayknya, agar dapat menjaring wisatawan Indone8sia," ujarnya.

Editor: Wike Dita Herlinda

Berita Terkini Lainnya