Holcim Jaga Pangsa Pasar 15% Lewat Diferensiasi Produk Semen

Oleh: Choirul Anam 01 November 2018 | 19:03 WIB
Holcim Jaga Pangsa Pasar 15% Lewat Diferensiasi Produk Semen
Head of Costumer Marketing PT Holcim Indonesia Tbk Johanna Daunan (kiri) melihat staf perusahaan tersebut mendemontrasikan penggunaan semen mortar pada pemasangan bata ringan di sela-sela Peluncuran Produk Mortar Andalan di Malang, Kamis (1/11/2018)/Bisnis-Choirul Anam

Bisnis.com, MALANG—PT Holcim Indonesia Tbk menjaga pangsa pasar di angka 15% dengan melakukan inovasi lewat diferinsiasi produk.

Head of Costumer Marketing PT Holcim Indonesia Tbk Johanna Daunan mengatakan bisnis semen saat ini sangat ketat. Ada 15 pemain di bisnis ini.

“Karena itulah, untuk menjaga pangsa pasar tetap, yakni no. 3, maka perlu ada inovasi produk,” ujarnya di sela-sela Peluncuran Produk Mortar Andalan di Malang, Kamis (1/11/2018).

Produk mortar, kata dia, merupakan produk semen yang dicampur bahan lain sehingga siap pakai. Holcim Pasangan, merupakan produk untuk aplikasi pasangan bata ringan. Dengan Formula Micro Filler Particle pada produk ini mampu menghasilkan daya rekat lebih kuat dan lebih cepat kering sehingga hasil akhir dinding lebih kuat dan pekerjaan lebih cepat selesai.

Holcim Plesteran, merupakan produk untuk aplikasi plesteran. Dengan Formula Micro Filler Particle pada produk ini mampu menghasilkan daya sebar lebih luas serta lebih pulen dan rekat sehingga pekerjaan plesteran lebih efisien, lebih mudah dan tidak banyak sisa yang terbuang.

Holcim Acian, merupakan produk untuk aplikasi acian. Dengan Formula Micro Filler Particle pada produk ini mampu menghasilkan warna dinding yang lebih terang dan lebih halus sehingga dapat langsung dilakukan pengecetan tanpa plamir serta menghasilkan dinding yang sempurna tanpa retak.

“Saat ini produk Holcim Mortar telah tersedia di beberapa area di Jakarta, Jawa Barat dan Jawa Timur hingga merata di seluruh pulau Jawa,”

Holcim juga memperkenalkan kemasan baru pada salah satu produk unggulannya untuk konstruksi struktural dan cor beton bernama PowerMax. Kemasan baru PowerMax menampilkan kualitas premium untuk menghasilkan 15% struktur yang lebih kuat, 30% lebih cepat selesai, dan 100% pasti terbaik hasilnya.

Lewat produk tersgementasi, maka akan mendongkrak revenue Holcim karena harganya lebih mahal daripada semen konvensional.

Dia yakinkan, produk mortar cocok untuk kawasan berkembang, terutama dengan banyaknya proyek properti, karena memberikan nilai tambah bagi pengembang maupun kontraktor. Seperti untuk pemasangan bata ringan, maka selain tidak membutuhkan semen mortar yang banyak, juga penyelesaiannya lebih cepat karena cepat kering.

Terkait kinerja perusahaan, pada periode sembilan bulan di 2018, Holcim mencatatkan pertumbuhan penjualan sebesar 7,2% atau Rp7,37 triliun jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun lalu.

Hal ini disebabkan oleh meningkatnya kebutuhan bahan bangunan untuk proyek infrastruktur dan perumahan yang mendorong penjualan semen di kuartal ketiga.

Volume penjualan semen juga tumbuh 8% selama periode sembilan bulan; melebihi pertumbuhan pasar yang baru mencapai 5%. Holcim meraih peningkatan laba kotor sebesar Rp 1,2 triliun dengan marjin sebesar 16,3%, meningkat dibandingkan pencapaian tahun sebelumnya.

Performa yang sangat baik triwulan/III 2018 berkontribusi terhadap peningkatan pendapatan sebesar Rp 2,921 triliun atau lebih tinggi 12% jika dibandingkan hasil kuartal ketiga tahun 2017 dengan volume semen yang terjual sebanyak 3 juta ton.

 Pencapaian terjadi sebagai hasil dari pertumbuhan pendapatan serta implementasi program efisiensi perusahaan yang terus berjalan, EBITDA selama kuartal ketiga tahun 2018 mengalami peningkatan yang signifikan menjadi Rp 501 miliar dari Rp378 Milyar atau naik 32.5% dibandingkan periode yang sama di tahun lalu.

Presiden Direktur PT Holcim Indonesia Tbk, Gary Schutz, mengatakan “Kondisi pasar yang terus meningkat sejak kuartal kedua tahun ini, memberikan Holcim peluang untuk meningkatkan harga jual. Kami terus fokus meningkatkan daya saing melalui inovasi untuk memberikan lebih banyak solusi bernilai tambah bagi pelanggan,” katanya dalam keterangan resminya, Kamis (1/11/2018).

Holcim juga lebih siap untuk mendukung kebutuhan Pemerintah dalam pembangunan kedepannya di Indonesia. Meskipun kondisi kelebihan pasokan masih terus berlanjut serta meningkatnya biaya energi, peningkatan laba operasional mencerminkan keberhasilan perusahaan dalam mengimplementasikan program efisiensi yang berkelanjutan.

Editor: Rustam Agus

Berita Terkini Lainnya