Alat Peraga Kampanye Topang Jasa Ekspedisi di Banjarmasin

Oleh: Arief Rahman 29 Oktober 2018 | 19:58 WIB
Alat Peraga Kampanye Topang Jasa Ekspedisi di Banjarmasin
Ilustrasi/pengirimanbrg.wordpress.com

Bisnis.com, BANJARMASIN- Momentum Pemilu Legislatif dan Presiden Tahun 2019 agaknya bukan hanya menjadi berkah tersendiri bagi pengusaha advertising, para pebisnis jasa ekspedisi pun ternyata ikut kebagian untung dari pesta demokrasi lima tahunan ini.

Salah satu pebisnis ekspedisi di Banjarmasin Sauth Nathan Samosir mengaku, sudah sejak sebulan ini ekspedisinya banyak membawa angkutan alat peraga kampanye dari Surabaya ke Banjarmasin.

"Macam-macam alat peraga kampanye yang sudah kita bawa, salah satunya yang paling banyak adalah jenis baju, bendera hingga aksesoris," jelas Owner Ekspedisi Lintas Jawa Group tersebut, Senin (29/10/2018).

Akibat mulai banyaknya alat peraga kampanye yang dibawa, diakuinya ada kenaikan angkutan hingga mencapai 10 persen dibanding hari biasa dengan rata-rata angkutan mencapai 5-6 truk perhari.

"Kenaikan ini saya prediksi akan terus berlanjut hingga Desember mendatang. Bahkan kenaikanya bisa tembus hingga 20-30 persen dikarenakan barang konveksi mulai November ini juga akan banyak masuk untuk persiapan natal dan tahun baru," tambahnya.

Sementara itu, pebisnis ekspedisi lainnya di Banjarmasin Abdul Gaffar juga mengakui ada peningkatan barang yang mereka angkut sebulan terakhir. Jika dipersentasikan kenaikannya mencapai 10 - 15 persen dibanding hari biasa.

Walau mengalami kenaikan angkut barang dari pelanggan, Gaffar mengaku tidak serta merta membuat mereka mengalami keuntungan yang signifikan.

Hal tersebut mengingat saat ini biaya operasional jasa ekspedisi ikut mengalami kenaikan, seiring dengan merangkaknya menguatnya mata uang Dollar terhadap Rupiah.

"Biaya onderdil Truk kan naik sekarang, karena Harga Dollar yang terus menguat. Jadi naiknya order jasa ekspedisi sekarang sebenarnya tidak serta merta membuat kita untung besar," pungkasnya.

Editor: Rustam Agus

Berita Terkini Lainnya