Ponsel Xiaomi Meledak di Ponorogo Picu Kebakaran Kamar

Oleh: Abdul Jalil 22 Oktober 2018 | 22:39 WIB
Ponsel Xiaomi Meledak di Ponorogo Picu Kebakaran Kamar
Baterai Lithioum Ion. /Reuters

Bisnis.com, PONOROGO – Rumah di Desa/Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo, nyaris ludes terbakar karena smartphone meledak saat sedang diisi dayanya, Senin (22/10/2018) siang. Sebelum kebakaran terjadi, sempat terdengar suara letusan dari rumah milik Sunardi itu.

Kapolsek Bungkal, AKP Joko Suseno, mengatakan kebakaran yang terjadi di rumah Sunardi di Desa Bungkal diduga karena dipicu smartphone yang meledak. Kebakaran itu belum sampai membakar seluruh isi rumah hingga akhirnya berhasil dipadamkan.

Joko menuturkan kebakaran ini diketahui saat Sri Winih, istri Sunardi, mendengar suara ledakan yang cukup keras. Sri yang merasa kaget dengan ledakan itu seketika keluar rumah untuk mengetahui apa yang terjadi.

"Keterangan Sri Winih. Dia mendengar ledakan yang cukup keras dan dikira ban kendaraan. Saat itu, Sri lari keluar rumah untuk mencari tahu. Ternyata suara ledakan itu bukan dari ban meletus," jelas dia, Senin.

Ibu rumah tangga ini kemudian melihat ke atap rumahnya dan melihat kepulan asap dari kamar anaknya di lantai II. Sontak perempuan itu berteriak dan meminta tolong warga.

Saat ditelusuri ternyata asap itu memang benar dari kamar anaknya, Alfan. Barang yang terbakar yaitu kasur spring bed, kasur kapas, buku-buku sekolah, dan smartphone bermerek Xiaomi beserta seperangkat alat pengisi daya. Semua barang-barang itu ludes terbakar.

Warga kemudian memadamkan api dengan air dan peralatan seadanya. Beberapa saat kemudian barulah pemadam kebakaran datang dan mulai menyemprotkan air ke kamar yang terbakar. Hingga akhirnya api berhasil dipadamkan dan tidak merembet ke lokasi lainnya.

Keterangan dari Alfian menyebutkan kalau dirinya saat itu sedang mengisi daya baterai smartphone-nya di kamar. Saat itu, pelajar kelas IX SMPN 1 Bungkal itu lupa mencabut alat pengisian daya itu ke smartphone.

"Kalau Sri Winih saat itu mendengar suara ledakan. Tapi tidak mengetahui kalau suara ledakan itu dari smartphone milik anaknya di kamar. Dia juga kaget kalau smartphone milik anaknya bisa meledak dan menimbulkan kebakaran," terang AKP Joko.

Akibat dari kebakaran ini, korban mengalami kerugian yang mencapai Rp10 juta dan terdiri dari kerusakan spring bed, kasur kapas, buku sekolah, dan smartphone.

Terkait kejadian ini, Xiaomi Indonesia, dalam pernyataan Rabu (24/10/2018),  menjelaskan informasi yang beredar terkait dugaan ponsel Xiaomi menyebabkan kebakaran belum dapat dikonfirmasi dan saat ini pihak yang berwajib masih melakukan penyelidikan, dan belum memastikan secara konklusif apa yang menyebabkan kebakaran di lokasi tersebut.

Kepada para Mi Fans, kami ingin menekankan kembali bahwa keamanan pengguna merupakan hal yang sangat penting bagi kami. Seluruh perangkat kami telah melalui proses pengujian kualitas yang ketat untuk memastikan agar para pengguna mendapatkan kualitas yang terbaik.

Sumber : JIBI/Solopos

Editor: Miftahul Ulum

Berita Terkini Lainnya