Tanaman Padi 10 Hektare di Situbondo Memeroleh Sertifikat Organik

Oleh: Newswire 20 Oktober 2018 | 08:31 WIB
Tanaman Padi 10 Hektare di Situbondo Memeroleh Sertifikat Organik
Petani memanen padi./Antara-Budi Candra Setya

Bisnis.com, SITUBONDO – Seluas 10 hektare lahan tanaman padi di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, kembali diajukan mendapatkan sertifikat organik ke Lembaga Sertifikasi Organik Seloliman (LeSOS).

"Pengajuan tanaman padi untuk mendapatkan sertifikat organik ke LeSOS dilakukan karena selama ini lahan pertanian pafi selua 10 hektare tersebut perlakuaannya sudah alami atau sistem perawatannya (air, pupuk dan lainnya) menggunakan bahan organik," ujar Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Situbondo, Farid Kuntadi di Situbondo, Sabtu (20/10/2018).

Ia mengatakan, tim survei dari LeSOS telah turun ke lapangan ke titik-titik lahan pertanian tanaman padi yang diajukan mendapatkan sertifikat organik seluas 10 hektare.

Tim survei Lembaga Sertifikasi Organik Seloliman itu, katanya, melihat dan mengecek langsung pola perlakuan organik lahan tanaman padi yang diajukan oleh pemerintah daerah setempat.

"10 hektare lahan tanaman padi yang diajukan dapat sertifikat organik tersebut tersebar di dua kecamatan, yakni Kecamatan Kapongan dan Kecamatan Panji," paparnya.

Menurut Farid, selama ini tanaman padi yang diajukan untuk memperoleh sertifikat organik telah menjalani proses perlakuan organik dan juga dikonversi selama tiga kali tanam sebelum pengajuan tim survei LeSOS turun ke lokasi.

"Banyak proses untum mendapatkan sertifikat organik, yang pertama mengaplikasikan perlakuan organik terhadap tanaman padi dan konversi selama tiga kali tanam dan selanjutnya ada tim yang turun yang nantinya ada tim pengawasan khusus," katanya.

Data diperoleh, pada pertengahan 2017 tercatat seluas lima hektare tanaman padi milik Kelompok Tani Setia Budi di Desa Kalianget, Kecamatan Banyuglugur yang sudah mendapatkan sertifikat organik.

Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Situbondo akan terus berupaya mendorong para petani kembali ke organik.

Sumber : Antara

Editor: Miftahul Ulum

Berita Terkini Lainnya