Jika Yakin Ada Pelanggaran, Bawaslu Mungkin Panggil Prabowo-Sandi

Oleh: Jaffry Prabu Prakoso 11 Oktober 2018 | 19:50 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Badan Pengawas Pemilu bisa memanggil Prabowo Subianto, Sandiaga Uno, Ratna Sarumpaet, atau tim pemenangannya jika ditemukan ada pelanggaran atas sebaran berita bohong Ratna.

Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Fritz Edward Siregar mengatakan bahwa untuk sampai pada kesimpulan itu, Bawaslu harus mengklarifikasi dugaan pelanggaran dari para pelapor.

“Jadi misalnya didapat keyakinan setelah saksi dipanggil ternyata memang benar ada pasal yang dilanggar, kemungkinan itu bisa dilakukan setelah adanya proses dari tim pemeriksa,” kata Fritz saat ditemui di ruangannya, Kamis (11/10/2018).

Di sisi lain Bawaslu telah melakukan klarifikasi atas tiga laporan dari Garda Nasional untuk Rakyat, Direktorat Hukum dan Advokasi Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf, dan relawan Pro Jokowi atas penyebaran hoaks Ratna Sarumpaet.

Ketiganya merasa calon presiden dan calon wakil presiden yang mereka dukung yaitu Joko Widodo-Ma’ruf Amin dirugikan dengan adanya isu tersebut.

Ini dibuktikan dari komentar publik yang menuding tim Jokowi-Ma’ruf harus bertanggung jawab melalui media sosial.

Fritz menjelaskan bahwa Bawaslu akan memeriksa apakah benar ada dugaan pelanggaran dan pasal apa yang bisa dikenakan.

“Misalnya melanggar ketertiban umum. Apa unsur-unsur sehingga seseorang masuk ketertiban umum. Ini masuk dalam Sentra Gakkumdu nantinya,” ucapnya.

Editor: Rustam Agus

Berita Terkini Lainnya