PLATFORM POINT-OF-SALE : M Cash Sasar Distributor Telkomsel

Oleh: Duwi Setiya Ariyanti 09 Oktober 2018 | 02:00 WIB

JAKARTA — PT M Cash Integrasi Tbk. (MCAS) menargetkan seluruh mitra UMKM penjual pulsa Telkomsel telah menggunakan kasir digital T-Kiosk pada akhir tahun.

Presiden Direktur M Cash Martin Suharlie mengatakan, melalui kerja sama dengan Telkomsel, pihaknya bisa menambah pengguna solusi kasir digital baru sebanyak 30.000.

Target tersebut, katanya, bisa dicapai dalam kurun waktu 3 bulan.

Menurutnya, solusi kasir digital ini merupakan mesin electronic data capture (EDC) yang terhubung dengan aplikasi berbasis Android. Alat ini mampu mengakomodasi transaksi melalui kartu debit, kartu kredit, dan near field communication (NFC) untuk isi ulang uang digital dan pindai kode respons cepat atau quick response (QR).

Untuk tahap awal, M Cash menyasar distributor di jaringan distribusi Telkomsel untuk pembayaran transaksi pulsa dan TCash, fitur dompet digital Telkomsel.

Kerja sama ini sesuai dengan rencana ekspansi bisnis perusahaan di tahun ini. Pada medio 2018, manajemen telah menyampaikan kepada para pemegang saham bahwa perusahaan akan merambah lini usaha seperti distributor uang elektronik, agregator laman dagang elektronik, bisnis iklan kios, dan loker digital.

Untuk memperkuat jaringan, pihaknya pun bakal lebih masif dalam merambah pelaku UMKM, kerja sama dengan AlfaMikro, platform bike sharing dan digital exchange.

"Mesin smart EDC dalam tahap distribusi ini kami menargetkan dalam tiga bulan ini adalah 30.000 pengguna," ujarnya dalam jumpa pers di Gerai Grapari, Senin (8/10).

Dia menyebut, mesin EDC ini bisa dipasang pelaku usaha skala kecil penjual pulsa yang tidak terdaftar dalam MKios. Bila mesin EDC umumnya hanya untuk pembayaran, dengan aplikasi T-Kiosk memungkinkan distribusi produk digital, laporan penjualan juga laporan keuangan.

Saat ini, dia menyebut pemasangan sudah dimulai dengan merambah jaringan distribusi Telkomsel. Dari sisi investasi, Martin menuturkan, pengadaan solusi ini kurang dari Rp5 juta per unit. Para mitra distributor hanya perlu mengeluarkan Rp100.000 per bulan termasuk kuota data untuk sebesar 2 GB.

"Kami sudah mulai pasang, kami mulai sebar," katanya.

Kendati memiliki fitur beragam, dia memastikan pengoperasiannya berjalan sederhana sehingga bisa diterima para pelaku UMKM. Penetrasi solusi digital ini, katanya, membantu merealisasikan rencana pemerintah untuk melakukan digitalisasi terhadap 8 juta pelaku UMKM pada 2020.

Seiring dengan peningkatan penetrasi, pihaknya akan terus menambah jenis transaksi yang bisa dilakukan, misalnya, fitur untuk agen-agen bank dalam program branchless banking.

"Di warung-warung tradisional bisa menerima top up Tcash, dan agar UMKM ini menjadi branchless banking," katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Penjualan Telkomsel Sukardi Silalahi mengatakan kerja sama ini sejalan dengan rencana perusahaan untuk terus meningkatkan penetrasi peranti, jaringan dan aplikasi untuk bisa meningkatkan konsumsi data.

Dengan teknologi yang ditawarkan M Cash melalui anak usahanya, PT Distribusi Voucher Nusantara (DIVA), Telkomsel terbantu untuk memperluas distribusi dan menambah nomor di jaringan. Saat ini, pihaknya telah memiliki 30.000 akun pelaku UMKM yang telah bermitra dengan Telkomsel.

"Kerja sama dengan DIVA ini memperluas jalinan kemitraan kami sampai ke tingkat SME [UMKM]," kata Sukardi. (Duwi Setiya Ariyanti)

Editor: Demis Rizky Gosta

Berita Terkini Lainnya