Penyaluran Kredit UMKM di BRI Malang Tumbuh 13,8%

Oleh: Choirul Anam 08 Oktober 2018 | 17:06 WIB
Penyaluran Kredit UMKM di BRI Malang Tumbuh 13,8%
Kepala Desk Inkubator Bisnis Mikro dan Ritel Bank BRI Djoko Purwanto tengah memperhatikan produk UMKM peserta BRIncubator di Malang, Senin (8/10/2018)./Bisnis-Choirul Anam


Bisnis.com, MALANG — Realisasi penyaluran kredit UMKM di wilayah kerja Bank BRI Wilayah Malang sampai September 2018 mencapai Rp21,4 triliun atau tumbuh 13,8% bila dibandingkan posisi akhir 2017.

Kepala Desk Inkubator Bisnis Mikro dan Ritel BRI Djoko Purwanto mengatakan realisasi kredit ekspansi UMKM sampai September 2018 mencapai Rp2,8 triliun.

“Saya optimistis realisasi kredit UMKM sampai akhir tahun bisa menembus dengan pertumbuhan 20%,” katanya di sela-sela peluncuran BRIncubator di Malang, Senin (8/10/2018).

Untuk memperbesar realisasi penyaluran kredit UMKM, kata dia, maka skala usaha usaha tersebut harus ditingkatkan. Ketika usahanya sudah berkembang, maka loyalitas UMKM pada Bank BRI akan tinggi, terutama untuk memperoleh pembiayaan.

Oleh karena itulah, PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau Bank BRI meluncurkan program BRIncubator. Lewat program tersebut, UMKM dibina dari berbagai aspek. Sisi kelemahan dari UMKM akan diurai dan dicari jalan keluarnya. Mereka diarahkan agar dapat mengakses pembiayaan pada lembaga jasa keuangan, terutama BRI.

“Jadi sisi yang lemah pada masing-masing UMKM didekati dan dibina oleh mentor dari kalangan ahli dan praktisi,” ucapnya.

Pendampingan tersebut terus dilakukan sampai UMKM bisa berkembang dan naik kelas, dari mikro menjadi kecil, kecil menengah, dan menengah menjadi besar.

Dalam pendampingan, UMKM diberikan aplikasi sehingga dapat berkomunikasi dengan mentor baik lewat live streaming maupun grup WA. Lewat aplikasi tersebut antarUMKM juga bisa saling menjalin komunikasi untuk mengatasi permasalahan masing-masing.

Karena dilaksanakan lembaga jasa keuangan, maka UMKM juga diarahkan menjadi bankable, setidaknya feasible untuk memperoleh pembiayaan dari Bank BRI.

Komunikasi intens antara Bank BRI dengan UMKM menyebabkan penyaluran pembiayaan lebih mudah. Bank tersebut juga sudah mengetahui moral dari pemohon kredit serta kapasitas usahanya, di sisi lain UMKM juga mengetahui persyaratan untuk dapatg mengakses pembiayaan.

“Arahnya nanti diharapkan UMKM yang dibina Bank BRI lewat program BRIncubator dapat melakukan ekspor sehingga selain berdampak positif dalam mengembangkan usaha mereka, juga dapat memperkuat cadangan devisa nasional,” ucapnya.

Program inkubasi fokus sektor pariwisata, pertanian subsektor kuliner, fashion, dan kriya. Untuk batch pertama ini, BRIncubator akan melibatkan 500 UMKM di lima kota terpilih, yakni Solo, Makassar, Bandung, Padang, dan Malang.

Pemimpin Wilayah Bank BRI Malang Eko Wahyudi mengatakan Bank BRI menginginkan fokus pada pemberian ruang dan pendampingan melalui fasilitas yang bisa mendorong kemajuan dan berdampak pada ekonomi lokal dan nasional

Editor: Miftahul Ulum

Berita Terkini Lainnya